Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dimulai Setelah Guru Divaksinasi

  • Whatsapp
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengumumkan SKB empat menteri terkait pembelajaran tatap muka, secara daring di Jakarta, Selasa 30 Maret 2021. | Foto: Kemdikbud
Bagikan Artikel Ini
  • 23
    Dibagikan

JurnalNews – Pemerintah mengumumkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Agama (Menag), tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Melalui keputusan bersama tersebut, pemerintah mendorong akselerasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga

Dikutip JurnalNews dari laman Kemdikbud, SKB Empat Menteri yang diumumkan hari ini menggarisbawahi beberapa hal penting, diantaranya, PTM dilaksanakan setelah guru dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan divaksinasi Covid-19 secara lengkap.

Baca JugaTawaran Pinjaman Online Via SMS Marak, Ini Daftar Fintech Berizin di OJK

“Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah (kanwil), atau kantor Kementerian Agama (Kemenag) mewajibkan satuan pendidikan menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pembelajaran jarak jauh,” jelas Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim secara daring di Jakarta, Selasa 30 Maret 2021.

Baca JugaTerungkap, Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasutri Baru Menikah 6 Bulan

Menurut Mendikbud, kewajiban bagi satuan pendidikan tersebut perlu dipenuhi. Karena orang tua atau wali berhak memilih bagi anaknya untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas atau tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

Baca JugaVideo Detik-detik Ledakan Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

Lebih lanjut Mendikbud menjelaskan, satuan pendidikan wajib memenuhi daftar periksa sebelum memulai layanan pembelajaran tatap muka terbatas selambat-lambatnya tahun ajaran dan tahun akademik baru.

Berita Terkait

Google News