Pemprov Sulteng Ajukan Perpanjangan Inpres Rehab-Rekon Pascabencana, Ini Alasannya

Gubernur Sulteng menyerahkan kepada ketua DPD RI surat usulan perpanjangan Inpres Nomor 10 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi dan tsunami yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. [FOTO : Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 8
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) secara resmi mengajukan perpanjangan Inpres Nomor 10 Tahun 2018, tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (Rehab-Rekon) pascabencana gempa bumi dan tsunami di Sulteng,  kepada Presiden RI Joko Widodo.

Usulan dalam bentuk surat resmi yang ditandatangai Gubernur Sulteng Drs Longki Djanggola tersebut disampaikan bertepatan dengan kunjungan kerja (Kunker) Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti ke Provinsi Sulteng. Gubernur Longki Djanggola, menitipkan surat tersebut kepada senator asal Jawa Timur ini, untuk selanjutnya akan diserahkan kepada presiden.

Baca Juga:

Dalam surat bernomor 360/624/BPBD tertanggal 19 November 2020, terdapat dua alasan yang jadi pertimbangan untuk memperpanjang rehab-rekon.

Pertama; alokasi anggaran rehab-rekon dari APBN dan APBD yang berhasil diserap baru sekitar 50 persen.

Kedua; kesulitan mencari tenaga kerja akibat merebaknya pandemi Covid-19 yang ikut menghambat aktivitas pelaksanaan percepatan rehab-rekon.

loading...

Berita Lainnya

Google News