Pemprov Sulteng Mudahkan Pembayaran Pajak Ranmor

  • Whatsapp
Kepala Bappenda Sulteng, Abdul Wahab Harmain menyerahkan dokumen kepada Gubernur Sulteng, Longki Djanggola untuk diteken di ruang kerja gubernur, Senin (15/7/2019). [Humas Pemprov]
Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali melakukan inovasi dengan memberi kemudahan bagi wajib pajak Kendaraan Bermotor (Ranmor), yang dapat dilakukan online.

Inovasi tersebut dilakukan melalui kerja sama antara Pemprov Sulteng, Kementrian Dalam Negeri, Polri, dan PT. Jasa Raharja yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov melalui Gubernur, Longki Djanggola, Kepala Kepolisian Republik Indonesia,  Kemendagri, dan PT. Jasa Raharja di ruang kerja gubernur, Senin (15/7/2019).

Baca Juga

Kepala Seksi STNK Ditlantas Polda Sulteng, AKP Muhammad Fadhlan selaku perwakilan Polri dalam keterangannya menjelaskan, penandatanganan nota kesepahaman bertujuan memberikan kemudahan kepada para wajib pajak (Ranmor)

Kemudahan itu Fadlan, karena para wajib pajak kendaraan bermotor bisa langsung mengecek jumlah yang harus dibayarkan melalui ponsel dengan cara download aplikasi cek pajak kenderaan Indonesia di playstore pada aplikasi, lalu pilih Sulawesi Tengah.

“Masukkan nomor plat dan nomor rangka selanjutnya akan tertera data-data kendaraan, termasuk besarnya pajak yang akan dibayarkan,” jelas Fadlan.

Kemudian lanjut Dia, pihak wajib pajak Ranmor, dapat membayarnya melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terdekat, selanjutnya struk dari pembayaran tersebut dapat diperlihatkan kepada petugas Samsat saat pengesahan Surat Tanda Nomor Kenderaan (STNK).

Untuk kemudahan sistem pembayaran online tersebut juga telah dijalin kerjasama dengan beberapa perbankan. Salah satu kemudahan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor ini, berlaku pula bagi mereka yang memiliki kendaraan bermotor di luar daerah tanpa harus membayar di kantor Samsat terkait.

“Sebagai contoh kalau kita mempunyai kendaraan plat DN sementara kita berada di Kota Jakarta, maka tidak perlu lagi kita membayar pajak di Kota Palu, akan tetapi dapat mengkroscek berapa pembayaran sekaligus membayarnya secara online,” ungkap Fadhlan.

Sementara Kepala Bidang Pajak Daerah, Reza Rangga menambahkan dengan pembayaran secara online, maka wajib pajak dapat lebih mudah untuk membayarkan pajaknya selain itu dapat menghindarkan dari para calo dan terhindar dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Pembayaran secara online tambah Reza, diharapkan dapat menggugah para wajib pajak kendaraan untuk menyelesaikan kewajibannya dan tentu saja dapat meningkatkan pendapatan daerah. [***]

Penulis; Bob Shinoda/*

Berita Terkait

Google News