Pemuda Sulteng Serukan Pilkada Damai Tanpa Hoax

  • Whatsapp
Pemuda Sulteng serukan Pilkada Damai. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 96
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Agus Rendi, salah satu tokoh pemuda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur, bupati/wali kota di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang akan digelar pada 20 Desember 2020, merupakan salah satu pelaksanaan azas kedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami sebagai pemuda di Provinsi Sulteng, mengajak semua pihak untuk menciptakan pesta demokrasi di wilayah Provinsi Sulteng dapat berlangsung aman dan damai,” kata Agus Rendi di Palu, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga

Menurutnya, sebagai kaum pemuda ia menyadari bahwa Pilkada merupakan keputusan tertinggi pada setiap Provinsi atau daerah yang menganut sistem demokrasi.

“Selain itu, Pilkada juga merupakan instrumen demokrasi untuk menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan kehendak rakyat,” tambahnya.

Advertisements

Namun pemimpin yang terpilih, nantinya juga harus menjalankan amanat rakyat di daerahnya masing-masing sesuai dengan visi-misinya.

“Karena tujuan dari Pilkada agar dapat menghasilakan pemimpin yang amanah dan lebih mampu memberi kesejahteraan rakyat di daerahnya,” jelasnya.

Advertisements

Ia juga mengatakaan, pelaksanaan Pilkada seringkali diwarnai dengan tindakan politis. Baik itu dilakukan dari kandidat calon, maupun para pendukungnya. Bahkan saat pra Pilkada, seringkali diwarnai dengan tindakan tidak populis termasuk menghembuskan isu-isu bohong atau hoax yang dapat menimbulkan konflik. Sementara pasca pelaksanaan Pilkada juga sering kali terjadi ketidakpuasan dari hasil Pilkada tersebut.

“Kami juga berharap, saat kampanye baik para kandidat maupun pendukung masing-masing calon tidak saling menjelekkan calon lawan. Karena semua calon yang akan bertarung adalah putra-putra terbaik di daerah masing-masing,” ujarnya.

Karena itu ia berharap, baik KPU sebagai penyelenggara maupun Bawaslu yang melakukan pengawasan, dapat mengatisipasi segala kemungkinan sehingga tidak menimbulkan gesekan-gesekan di masyarakat bawah.

“Kami juga mengimbau para kandidat yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2020 bersama pendukungnya, untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban bersama Polri baik di masa tahapan hingga pelaksanaan Pilkada serentak, demi mendapatkan pemimpin yang kita inginkan bersama,” tegasnya. [***]

Advertisements

Penulis: Thio Jum

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News