Pendukung Donald Trump Ngamuk di Gedung Kongres, Satu Orang Tewas

  • Whatsapp
Pendukung Donald Trump menyerbu gedung Capitol mendesak pembatalan kemenangan Joe Biden yang akan mulai menjabat sebagai Presiden AS mulai 20 Januari. | Foto: Twitter
Bagikan Artikel Ini
  • 29
    Dibagikan

JurnalNews – Pendukung Presiden Donald Trump menyerbu dan mengamuk di gedung kongres AS, Rabu 6 Januari 2021, waktu setempat. Aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagai bentuk protes atas hasil penghitungan suara pemilu Presiden.

Serbuan itu juga dilakukan dalam upaya untuk membatalkan kekalahan Donald Trump dan untuk memaksa Kongres agar menunda sesi yang akan mensertifikasi kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.

Lihat Juga

Dikutip JurnalNews dari Channel News Asia, Kamis 7 Januari 2021, polisi mengevakuasi anggota parlemen dan berusaha membersihkan Gedung Capitol dari para pengunjuk rasa yang memenuhi aula kongres, dengan gas air mata.

Seorang pengunjuk rasa menduduki panggung Senat dan berteriak: “Trump memenangkan pemilihan itu”.

Ribuan pengunjuk rasa melawan barikade dan bentrok dengan polisi saat akan diusir keluar halaman Capitol.

Polisi menyatakan gedung Capitol aman tidak lama setelah pukul 17.30 waktu setempat, lebih dari tiga jam setelah dibobol.

Dalam video beredar, pendukung Trump memecahkan jendela dan polisi mengerahkan gas air mata di dalam gedung.

Kepala Polisi Metropolitan Washington Robert Contee mengatakan massa pengunjuk rasa meyerang polisi dengan menggunakan bahan kimia dan menyebabkan beberapa orang terluka.

Berita Terkait

Google News