Perkumpulan Keluarga Paleleh-Paleleh Barat Sukses Gelar Raker dan Temu Akrab

  • Whatsapp
Raker PKP-PB
Perkumpulan Keluarga Paleleh dan Paleleh Barat (PKP-PB) Kabupaten Buol, menggelar Raker dan temu akrab, di Palu, Sabtu (19/9/2020). [Foto: Istimewa]
Bagikan Artikel Ini
  • 44
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Perkumpulan Keluarga Paleleh dan Paleleh Barat (PKP-PB) Kabupaten Buol yang ada di Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat kerja (Raker) sekaligus temu akrab, di Palu, Sabtu (19/9/2020).

Raker dan temu akrab yang dihadiri sekira 200 orang ini berlangsung sukses sekaligus dengan pelantikan pengurus PKP-PB Periode 2020-2023.

Baca Juga:

“Raker ini membahas anggaran dasar dan program kerja,” terang Wakil Ketua PKP-PB, Hartati Hartono, SH, MH, di Palu, Sabtu (19/9/2020).

Menurut Hartati, keluarga Paleleh dan Paleleh Barat yang ada di Kota Palu diperkirakan berjumlah lebih dari seribu orang, dengan berbagai latar belakang dan profesi. Mulai dari pegawai (PNS), swasta, pengusaha atau wiraswasta, guru, pelajar dan mahasiswa.

Advertisements

“Melalui Raker ini, PKP-PB harus menjadi bagian penting dalam komunitas warga Paleleh dan Paleleh Barat, khususnya yang tinggal di luar daerah,” jelasnya.

PKP-PB bertujuan untuk mendekatkan Keluarga Paleleh dan Paleleh Barat di Perantauan, sekaligus meningkatkan kegiatan-kegiatan sosial yang sudah ada.

Advertisements

“Organisasi ini dibentuk untuk menjadi tempat bernaung, bertukar informasi, bahkan saling menopang antar anggota,” katanya.

“Salah satunya, jika ada saudara kita yang sakit, kena musibah, kita akan hadir meringankan beban mereka,” tambah Hartati yang berprofesi sebagai Lawyer ini.

Sementara bagi pelajar dan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Kota Palu dan sekitarnya, bisa menjadikan PKP-PB sebagai rumah besar Keluarga Paleleh dan Paleleh Barat.

“Kami juga ingin ikut andil dalam pengembangan daerah, khususnya Kabupaten Buol dan umumnya Provinsi Sulawesi Tengah. Yang tidak kalah penting adalah menjaga dan memelihara kerukunan, baik sesama warga Buol di perantauan maupun dengan masyarakat di mana kami berdomisli, sekaligus melestarikan seni dan budaya Kabupaten Buol, termasuk mempromosikan ke masyarakat secara luas,” tutupnya. [***]

Advertisements

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Lainnya

Google News