Persiapan PSU Pilkada Morowali Utara Capai 70 Persen

  • Whatsapp
Wagub Sulteng, Rusli Dg Palabbi (keempat dari kanan) meninjau persiapan KPU Morowali Utara menjelang dilaksanakannya PSU, Senin 29 Maret 2021. | Foto: Humas Pemprov Sulteng
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Morowali Utara (Morut), Yusril Ibrahim mengatakan, persiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada bupati/wakil bupati, sudah mencapai 70 persen.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, Rusli Dg Palabbi yang meninjau persiapan KPU Morut menjelang dilaksanakannya PSU, Senin 29 Maret 2021.

Baca Juga

Yusril Ibrahim mengatakan, pelaksanaan PSU Morut telah ditetapkan digelar pada Senin 19 April 2021 mendatang.

Untuk pelaksanaan PSU, KPU Morut telah mengalokasikan anggaran operasional Rp816,5 juta.

“Alhamdulilah anggaran tersebut masih tersedia tanpa menambah anggaran lagi dari Pemda Morut,” jelas Ketua KPU.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PSU akan dilaksanakan di dua desa yaitu Desa Minioe dan Desa Poboa, serta TPS khusus untuk karyawan PT Agro Nusa Abadi (PT ANA) yang sebelumnya belum menyalurkan hak pilihnya.

Untuk logistik berupa Surat suara Ketua KPU mengatakan, pihaknya tak perlu mencencetak kembali surat suara, karena telah siap sejak Pilkada bebarapa waktu lalu.

“Hanya berkas Formulir saja yang perlu disiapkan kembali. Kami yakin dalam beberapa minggu ke dapansemua tahapan dan kebutuhan akan siap 100 Persen,” ujarnya.

Menanggapi pejelasan Ketua KPU Morut, Wagub Sulteng berharap semua tahapan-tahapan dapat dimakasimalkan dengan baik.

Yang lebih penting lagi kata Wagub, masalah keamanan baik keamanan saat pencoblosan, maupun saat penghitungan suara dan saat mobilisasi kotak suara menuju KPU.

Hal tersebut menurut Wagub perlu diantisipasi, karena potensi gangguan keamanan tidak bisa disepelekan.

“Apalagi dengan kondisi yang terjadi Di Makassar Kemarin namun mudah-mudahan imbasnya tidak terjadi di Daerah kita,” kata wagub.

Wagub Berharap saat pencoblosan nanti Keamanan harus betul-betul dijaga. “Jangan sampai ada orang-orang atau pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab merusak kondisi yang selama ini sudah terjaga dengan baik,” harap wagub.

Wagub Juga menghimbau agar masyarakat tetap tenang, saling menjaga dan mempertahankan kerukunan yang selama ini telah terbangun dengan baik. ***

Pos terkait

Google News