Perusda Sulteng Akan Bangun Pusat Perkantoran CBD

Maket pusat perkantoran CBD Jodjo Kodi yang akan dibangun PT Pembangunan Sulteng di Jalan Tg Tururuka Kota Palu. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 171
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Setelah menggarap beberapa sektor usaha, Perusahaan Daerah Sulawesi Tengah (Prusda Sulteng) melalui PT Pembangunan Sulteng, terus berupaya melebarkan sayap bisnisnya. Kali ini, PT Pembangunan Sulteng tengah menyiapkan pembangunan pusat perkantoran dalam bentuk Central Bussines Distric (CBD) Jodjo Kodi.

Direktur Utama PT Pembangunan Sulteng Dr. Suaib Jafar mengatakan, pihaknya tengah melakukan terobosan untuk menghadirkan area perkantoran pertama untuk mendukung pasar bisnis di Kota Palu, Ibukota Provinsi Sulteng.

Baca Juga

“Central Bussines Distric ini kami bangun untuk menjadi pusat perkantoran bagi pelaku usaha tambang nikel, gas, perusahaan sawit sampai perbankan. Kami yakin ini akan menjadi kantor monumental dan pertama yang ada di Provinsi Sulteng,” katanya, di Palu, Sabtu (7/12/2019).

Menurut Suaib, lokasi pusat perkantoran tiga lantai ini akan dibangun PT Pembangunan Sulteng di Jalan Tg Tururuka, dengan luas lahan mencapai 3.532 M2.

“Nantinya kita akan jual dengan sistem sewa/kontrak minimal selama 5 tahun. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan swasta yang ada di daerah ini secara tidak langsung, telah berpartisipasi dan membantu Pemda Sulteng. Karena ini adalah asset Pemda Sulteng,” katanya.

Dikatakannya, dengan adanya pusat perkantoran yang disiapkan PT Pembangunan Sulteng yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas diantaranya Outdoor Space, Retail Space, Kuliner dan pusat perbelanjaan, akan memudahkan pelaku usaha dalam melakukan interaksi maupun untuk mengurus berbagai keperluan, termasuk perizinan.

Tampak samping CBD Jodjo Kodi yang akan dibangun PT Pembangunan Sulteng. [Ist]

Ada tiga manfaat yang akan diperoleh bagi perusahaan yang bergabung di perkantoran CBD ini, yakni sebagai Pusat Bisnis, dapat mengenal sekaligus mengkoordinasikan dan mempromosikan jenis usaha masing-masing, dengan pola kerjasama yang saling meguntungkan untuk pemerintah daerah.

Loading…

“Lebih penting lagi, akan memudahkan perusahaan yang berinvestasi dalam mengkoordinasikan berbagai kepentingan, baik terkait dengan pelayanan perizinan maupun kegiatan lainnya yang dibutuhkan oleh para investor di Sulteng, sehingga dapat pula meningkatkan pendapatan bagi daerah ini,” jelasnya.

“Pusat perkantoran CBD akan menjadi solusi di tengah padatnya aktifitas sepanjang hari dan hingga malam hari. Karena CBD dibangun dengan kompatibilitas antara kantor dan retail dapat dicapai dengan satu tujuan, dikarenakan dapat diakses bersamaan di satu lokasi namun beda fungsi,” imbuhnya.

Bangunan yang akan dikembangkan PT Pembangunan Sulteng ini terbagi mejadi tiga bagian yang masing-masing lantai terdiri dari lantai dasar dengan luas retail 691.62 M2 dan Luas office 600.36M2. Untuk Lantai 2 Luas Retail 563.8 M2 dan Office 748.18 M2. Sedangkan Lantai 3 luas luas Office mencapai 1125.62 M2.

Pembangunan yang dilakukan melalui pola kerjasama dengan mitra yang saling menguntungkan, PT Pembangunan Sulteng sudah bisa Break Even Point (BEP) atau balik modal dalam jangka waktu 7-8 tahun.

“Untuk nilai sewa yang akan kami tawarkan juga sangat terjangkau bagi perusahaan-perusahan yang ingin bergabung di perkantoran kami, yakni Rp150 ribu per M2,” jelasnya.

Suaib Jafar menambahkan, rencana pembangunan CBD ini juga mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulteng Drs H. Longki Djanggola, karena ke depannya akan menjadi asset Pemda Sulteng melalui PT Pembangunan Sulteng.

“Dengan terbangunnya pusat perkantoran CBD yang dibangun PT Pembangunan Sulteng sebagai salah satu BUMD ini, akan menjadi salah satu bangunan monumental yang dipersembahkan Gubernur Longki Djanggola menjelang akhir masa jabatannya untuk rakyat Sulawesi Tengah,” pungkasnya. [***]

Penulis; Sutrisno

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA