PLN Diminta Tidak Lakukan Pemadaman Listrik Selama Ramadhan

Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulawesi Tengah berharap PLN mampu menjaga keamanan dan keandalan listrik sehingga tidak terjadi pemadaman selama bulan ramadhan karena akan mengganggu pelaksanaan ibadah puasa masyarakat muslim. Ketua YLKI Sulteng Salman Hadianto mengemukakan di Palu, Rabu (24/5/2017), PLN perlu memastikan bahwa pelayanan listrik berjalan stabil selama bulan ramadhan.

“YLKI secara kelembagaan meminta kepada produsen termasuk PLN untuk menjamin produk listrik berlangsung stabil dan andal selama bulan ramadhan,” katanya.

Baca Juga:

Ia mengatakan bahwa kebutuhan listrik sangat urgen tidak hanya untuk umat Islam di Kota Palu dan Sulawesi Tengah.

Untuk bulan ramadhan, sebut dia, umat Islam tentu menginginkan pelaksanaan ibadah tersebut berjalan nyaman, tertib dan khususk yang didukung oleh segala sarana termasuk listrik.

“Pelaksanaan shalat tarawih, berbuka puasa, sahur dan ibadah lainnya yang dijalankan oleh umat Islam perlu dukungan PLN karena tidak terlepas dari kebutuhan listrik,” sebutnya.

Sementara itu PT PLN Area Palu Area Palu menjamin keamanan suplai listrik selama bulan Ramadhan karena semua pembangkit listrik kini berada dalam kondisi yang normal.

“Begitu juga jaringan dalam kondisi baik, termasuk jaringan interkoneksi dari PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Poso menuju Gardu Induk (GI) Sidera, Kabupaten Sigi, sudah normal setelah terputus beberapa saat karena sebuah tower SUTT roboh dihantam banjir di Poso,” kata Manager PLN Cabang Palu Emir Muhaimin.

Ia mengatakan jika tidak ada gangguan dan semua pembangkit beroperasi normal, sistem kelistrik Palu akan mengalami surplus daya sebesar 10 megawatt (MW).

Meski surplus, namun masyarakat sebagai pelanggan PLN diharapkan tetap melakukan penghematan penggunaan listrik.[***]

 

Source; Antarasulteng.com 

Berita Lainnya

Google News