PLN Puji Andil Longki, Listrik Palu Aman

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
Gubernur Longki Djanggola didampingi Walikota Palu Rusdi Mastura dan General Manager PLN Unit Induk Pembangunan XIII, Sarono, meremikan Gardu Induk di Desa Sidera, kabupaten Sigi. Berkat peran Longki, kini listrik di Kota Palu dan sekitarnya bebas dari pemadaman. [Foto Kiriman: Jafar G Bua]

Palu, Jurnalsulteng.com – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Senin (9/3/2015) akhirnya meresmikan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kilo Volt, Poso – Palu,  di Gardu Induk (GI), Desa Sidera, Kabupaten Sigi.

Peresmian ditandai dengan pemberian beban perdana pada travo berkapasitas 30 mega volt ampere. Travo itu akan menyalurkan energi listrik sebesar 24 mega watt untuk melayani warga di Sigi dan Palu. Sedangkan PLTU Mpanau, PLTD Silae dan PLTD sewa yang sebelumnya sudah ada akan memasok listrik bagi sebagian Palu, Donggala dan Parigi.

Baca Juga:

“Bismillah. Akhirnya keluhan warga atas kerapnya pemadaman listrik bisa teratasi dengan terhubungnya jaringan listrik Palu dengan PLTA Sulewana,” kata Longki saat menekan tombol daya travo GI Sidera.

Sebelumnya, PLN melakukan energizing, pemberian tegangan pada jaringan SUTT 150 kv dari GI Poso menuju Sidera, Minggu (8/3/2015). Pemberian tegangan itu disaksikan langsung General Manager PLN Unit Induk Pembangunan XIII, Sarono, General Manager PLN Suluttenggo, Baringin Nababan, Manager UPK Jaringan Sulawesi II, Basuki Widodo dan Manager PLN Area Palu Novalince Pamuso.

Advertisements

Proses ini adalah tahapan akhir sebelum jaringan transmisi Poso – Palu dengan total panjang jaringan mencapai 284 kilometer sirkuit dengan 417 tower secara resmi siap dioperasikan menyalurkan energi listrik yg dihasilkan PLTA Poso II

Menurut General Manager PLN Unit Induk Pembangunan XIII, Sarono, proses pembangunan jaringan transmisi SUTT ini efektif dilaksanakan sejak penandatanganan kontrak pada Desember 2010.

“Ini adalah komitmen PLN mengoptimalkan penyaluran listrik yang dihasilkan dari PLTA Poso II yg memiliki kapasitas terpasang 3 x 65 MW ke Sistem Palapas (Palu, Donggala, Parigi, dan Sigi). Ini untuk mengatasi kondisi pemadaman listrik akibat kurangnya pasokan listrik selama ini,” kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan XIII, Sarono.

Advertisements

Andil Longki

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan XIII, Sarono, pada kesempatan peresmian jaringan tersebut menyampaikan pujian pada Gubernur Sulteng Longki Djanggola.

“Kami menyampaikan terima kasih dan pujian atas andil Gubernur Sulteng Longki Djanggola membantu kami terkait perizinan yang berhubungan dengan Departemen Kehutanan RI. Dengan bantuan Gubernur izin pinjam pakai atas kawasan hutan yang dilalui SUTT yang biasanya baru keluar dua tahun setengah, bisa keluar hanya satu setengah bulan. Kami mengucapkan terima kasih banyak, Pak Gub dan berharap masih akan terus dibantu bila mendapat kendala seperti itu,” ungkap Sarono. (Baca Juga: Rakyat Sulteng Masih Membutuhkan Figur Longki )

Pada kesempatan itu pula, Gubernur Longki juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang sudah dilakukan PLN sampai jaringan listrik ini diselesaikan pembangunannya.

“Saya mengerti bagaimana rumitnya urusan terkait ini, saya memakluminya. Belum lagi selalu dicerca warga atas seringnya pemadaman bergilir. Alhamdulillah, hari ini keluhan warga dapat diatasi berkat kerja keras PLN,” sebut Longki.

Untuk diketahui, beban puncak Palapas tidak kurang dari 88 MW dengan daya mampu pembangkit tersedia sebesar 80 MW sehingga terjadi defisit 8 MW. Berarti dengan diluncurkannya jaringan ini, defisit itu bisa terpenuhi. [Jafar G Bua]

Advertisements

Editor: Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News