Polda Sulteng Sudah Tetapkan 17 Tersangka Kasus PETI

  • Whatsapp
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto.
Bagikan Artikel Ini
  • 246
    Shares

 

Palu, JurnalNews.id – Dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi I dan III DPRD Sulteng pada Kamis (18/6/2020), Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal menyebutkan, selama tahun 2019/2020 telah melakukan penegakkan hukum kasus Pertambangan Tanpa Izin (PETI) dengan menetapkan 17 tersangka.

Baca Juga

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto, SIK menjelaskan, terhadap 17 tersangka tersebut telah dilakukan penyidikan oleh Direktorat reserse kriminal khusus Polda Sulteng.

“15 tersangka diantaranya sudah dilakukan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Penuntut umum. Sementara 2 tersangka lagi masih dalam proses penyidikan,” terang Kabidhumas dalam keterangannya, Jumat (19/6/2020).

“17 tersangka tersebut diketahui melakukan pertambangan tanpa ijin di Dongi Dongi Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, dengan peran pemilik modal dan membawa atau mengangkut hasil tambang berupa batu pasir dan tanah yang akan diolah ke Poboya Palu,” jelas Didik.

Mantan Wadir reskrimum Polda Sulteng ini juga menerangkan, selain permasalahan tambang di Dongi Dongi, penyidik Ditreskrimsus juga sementara melakukan penyelidikan dua kasus tambang di Kabupaten Morowali, terkait tumpang tindih Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Advertisements

“Satu kasus terkait tambang di Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai, dua kasus tambang di Kabupatem Parigi Moutong yaitu di Kecamatam Moutong dan di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat dan satu kasus di lokasi tambang Poboya Palu,” sebutnya.

Dari data tersebut kata Didik, menunjukan bahwa Polda Sulteng tetap serius menangani masalah pertambangan tanpa izin, di mana setiap ada laporan atau informasi, akan ditindaklanjuti Polda Sulteng.

“Masalah PETI ini tidak cukup hanya dilakukan penegakkan hukum atau dilakukan razia besar-besaran, tetapi perlunya tata Kelola pertambangan yang baik sebagaimana harapan Bapak Kapolda Sulteng,” tutup Didik. [***]

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News