Polisi Buru Pelaku Pembuang Janin di Depan Kantor Bupati Donggala

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Kapolres Donggala melalui Kasat Reskrim, AKP Hamdan Limpo SIK mengatakan, akan memburu pelaku yang tega membuang janin di depan Kantor Bupati Donggala, Senin (29/1/2018) pagi.

“Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait oknum yang tega membuang janin tersebut. Sejauh ini belum ada pelaku yang dicurigai. Kita masih kembangkan kasus ini,” kata Hamdan kepada wartawan, Senin (29/1/2018) sore.

Baca Juga

Polisi belum memastikan janin tersebut hasil hubungan gelap atau bukan. Namun Polisi menduga janin tersebut hasil aborsi

Menurut Hamdan, diperkirakan janin tersebut dibuang sekitar 6 sampai 8 jam sebelum ditemukan. Artinya kata Hamndan, pelaku membuang janin pada tengah malam atau dini hari.

Lebih lanjut kata Hamdan, janin tersebut sudh dimakamkan setelah beberapa jam ditemukan. Pihaknya sudah mengantongi hasil sampel dari janin tersebut. Namun Polisi belum melakukan tes DNA karena belum ada oknum yang dicurigai untuk dilakukan perbandingan DNA.

“Kalau nantinya ada, kita akan cocokan DNA-nya. Karena tes DNA itu tidak ada di sini,” katanya.

Sementara itu, dr Anisya, ahli forensik dan bedah RSUD Kabelota memastikan bahwa janin yang ditemukan pagi tadi di depan kantor bupati Donggala adalah janin manusia. Menurutnya janin tersebut berusia 10 sampai dengan 12 Minggu.

“Saya pastikan janin manusia. Kuat dugaan janin tersebut hasil aborsi,” kata Plt direktur RSUD Kabelota itu.

Sebelumnya usai apel pagi, Senin (29/1/2018) ditemukan janin diduga hasil aborsi di depan Kantor Bupati Donggala oleh salah seorang anggota Satpol PP yang bertugas dikantor tersebut sekira pukul 07.00 Wita.

Anggota Satpol PP yang tidak diketahui namanya itu langsung menghubungi Polsek setempat melaporkan bahwa ada janin yang ditemukan usai apel pagi.

Saat ditemukan, janin hanya diletakkan begitu saja di aspal tanpa alas.

Seketika penemuan janin tersebut langsung menjadi heboh. Para peserta apel yang penasaran dengan penemuan janin itu langsung mendatangi lokasi penemuan janin.

Banyak diantara mereka memotret janin tersebut dengan ponsel mereka. Bahkan ada ASN menyiarkannya secara langsung melalui aplikasi Facebook.

Anggota Kepolisian Sektor (Kapolsek) Banawa, Amin, terlihat sudah berada di lokasi kejadian. Janin tersebut langsung dibawa ke RSUD Kabelota guna keperluan otopsi. [***]

Rep; Jose Rizal

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News