Polisi di Sulteng Tingkatkan Pengamanan Markas

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Palu,  Jurnalsulteng.com – Menyusul adanya teror berupa penembakan terhadap sejumlah anggota Polri, seperti di Tanggerang dan Banten baru-baru ini, pengamanan markas polisi di seluruh Sulawesi Tengah saat ini terus ditingkatkan.

“Sebenarnya penjagaan itu sudah ada, namun intensitasnya ditingkatkan sesuai petunjuk Kapolda Sulawesi Tengah. Jadi kami siaga penuh untuk pengamanan markas,” kata Juru Bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno di Palu, Senin (19/8/2013).

Baca Juga

Dia mengatakan bahwa peningkatan pengamanan itu dilakukan dimulai dari markas kepolisian sektor atau polsek, kepolisian resor (polres) hingga hingga ke Polda Sulawesi Tengah.

Penjagaan itu, kata dia, berupa pemeriksaan setiap tamu yang berkunjung ke markas polisi. Setiap warga yang berkunjung harus menunjukkan kartu identitas dan diperiksa dirinya serta bagasi kendaraan.

Ia mengemukakan bahwa untuk kepentingan pemeriksaan itu dilakukan menggunakan alat pendeteksi logam.

Misalnya di pintu gerbang Markas Polda Sulawesi Tengah terdapat lima hingga delapan penjaga yang dilengkapi dengan senjata laras panjang.

AKBP Soemarno mengatakan bahwa selain dilakukan penjagaan secara terbuka, setiap markas polisi di wilayah itu juga dilakukan penjagaan secara tertutup, yakni pengamanan aparat tanpa berseragam polisi.

Pengamanan seperti itu juga dilakukan di beberapa obyek vital, katanya.

Dia juga meminta masyarakat turut menjaga keamanan di lingkungannya mengingat Sulawesi Tengah masih dikenal rawan aksi terorisme.

Beberapa waktu lalu Markas Polsek Palu Selatan ditembaki orang tak dikenal. Selain itu pada awal Juni 2013 juga terdapat aksi bom bunuh diri di Mapolres Poso yang menewaskan pelakunya sendiri.

Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat, pemerintah serta TNI dalam meningkatkan kewaspadaan. ***

sumber;antarasulteng.com

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News