Polisi Sebut Nia Ramadhani Pakai Sabu Sejak Belum Menikah

  • Whatsapp
Artis Nia Ramadhani. Foto: Instagram
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Pihak kepolisian menerangkan artis Nia Ramadhani merupakan pecandu narkoba jenis sabu sejak sebelum menikah dengan pengusaha Ardi Bakrie.

Dalam pemeriksaan penyidik, Nia mengaku telah menggunakan sabu sejak dirinya sibuk main sinetron stripping.

Baca Juga

“Pastinya saat dia mulai sibuk shooting stripping,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Indrawenny Panjiyoga, dalam keterangannya, Senin 12 Juli 2021.

Lebih lanjut, ketika menikah dengan Ardi Bakrie dan memiliki anak barulah Nia berhenti menggunakan barang terlarang tersebut. Diketahui, Nia juga yang merupakan sosok yang mengenalkan Ardi kepada sabu dan kerap mengonsumsinya bersama.

“Lebih dulu si Nia ini intinya,” lanjutnya.

Sementara, Polres Metro Jakarta Pusat telah menyerahkan pasangan selebriti Nia Ramadhani dan pengusaha Ardi Bakrie ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menjalani rehabilitasi.

Hal ini sesuai dengan hasil asesmen yang merekomendasikan keduanya untuk proses rehabilitasi.

“Sesuai dengan petunjuk BNN, yang bersangkutan sudah kami antarkan ke BNN (kemarin),” ujar Kompol Indrawenny Panjiyoga.

Sejalan dengan Nia dan Ardi, Panji menjelaskan sang sopir yang berinisial ZN juga turut menjalani rehabilitasi. Lantaran, ketiga tersangka merupakan pengguna atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

“Dari hasil kami juga, mereka merupakan pengguna,” sambungnya.

Panji menegaskan, kendati ketiganya menjalani proses rehabilitasi, namun proses hukum atas penyalahgunaan narkotika akan terus berlanjut.

Diketahui sebelumnya, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie dan sopir berinisial ZN ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti yang disita berupa sabu seberat 0,78 gram dan sebuah bong.

Informasi terkini, ketiga tersangka sudah dibawa ke Badan Narkotika Nasional untuk menjalani rehabilitasi.

“Sesuai dengan petunjuk BNN, yang bersangkutan sudah kami antarkan ke BNN (kemarin),” tukas Panji. ***

Berita Terkait

Google News