Polisi Tangkap 5 Pelaku Prostitusi Online via Michat di Luwuk, Begini Tarifnya

  • Whatsapp
Barang bukti yang diamankan Sat Reskrim Polres Banggai dari pelaku prostitusi online via aplikasi Michat, di Luwuk, Selasa (4/8/2020). [Foto: Humas Polres Banggai]
Bagikan Artikel Ini
  • 114
    Shares

Luwuk, JurnalNews.id – Tim Buser Sat Reskrim Polres Banggai, berhasil mengungkap kasus prostitusi online di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa (4/8/2020) dini hari, sekira Pukul 01.00 Wita.

Dalam pengungkapan itu, Polisi berhasil mengamankan 5 orang wanita. Kelima wanita tersebut berinisial, AA (33) warga Kelurahan Kompo, yang bertindak sebagai mucikari.

Baca Juga:

Kemudian, PP (17) warga Kelurahan Soho, AN (23) warga Kelurahan Bungin, AS (16) warga Kelurahan Soho dan TI (17) warga Kelurahan Simpong.

Kasat Reskrim AKP Pino Ary SH, SIK, MH, mengatakan, pengungkapan kasus prostitusi online ini berawal dari informasi masyarakat, tentang maraknya prostitusi online melalui aplikasi MiChat di Kota Luwuk, Ibukota Kabupaten Banggai.

Advertisements

“Melalui informasi itu kita langsung melakukan penyelidikan,” terang AKP Pino, dalam keterangannya, Rabu (5/8/2020).

Usai melakukan penyelidikan, kata perwira tiga balak ini, Tim Buser langsung menggerebek kamar 104 di salah satu hotel, Kelurahan Karaton tersebut.

Advertisements

“Alhasil, di dalam kamar ditemukan sepasang muda mudi tanpa hubungan pernikahan,” ungkap AKP Pino.

Saat diinterogasi, lanjut AKP Pino, si pria mengaku memesan melalui aplikasi MiChat dengan tarif Rp350 ribu untuk sekali “main”. Dari pesanan itu, akun MiChat tersebut merekomendasikan PP (17) untuk melayani si pria.

“PP mengakui bahwa si pria memberikan tarif Rp350 ribu sebagai tanda jadi untuk berhubungan intim,” tutur AKP Pino.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa uang tunai sebesar Rp250 ribu yang diduga hasil transaksi, empat ponsel, Screenshoot Chatingan tawar menawar antara germo dengan si pria, serta kunci kamar 104.

“PP juga mengakui bahwa dirinya bekerja atau dibawa kendali AA sebagai germo, dengan sistem hasil dibagi dua,” papar Kasat Reskrim.

Advertisements

Saat ini, kelima wanita tersebut telah diamankan di Mapolres Banggai, guna pemeriksaan intensif dan pendalaman lebih lanjut. [Humas Polres Banggai]

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News