Polisi Usut Raibnya Dana BOS Rp90 Juta di SMKN 1 Dakopamean

  • Whatsapp
Kondisi brankas tempat penyimpanan dana BOS Rp90 juta yang raib digondol maling, di ruang Kepsek SMKN 1 Dakopamean, pada Rabu (24/6/2020) malam. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 240
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Aparat Polsek Dakopamean, Polres Tolitoli tengah mengusut kasus pencurian yang mengakibatkan raibnya dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp90 juta, di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Dakopamean, Kecamatan Dakopamean, Kabupaten Tolitoli.

Kapolsek Dakopamean IPDA Ade Irfan Rivai Kurnia, S.TR.K mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan Polres Tolitoli, saat ini penyidik sedang melakukan penyelidikan.

Baca Juga

Menurut Kapolsek, sejumlah orang telah dimintai keterangan terkait kasus dugaan pencurian yang terjadi di SMKN 1 Dakopamean, pada Rabu (24/6/2020) itu. Beberapa orang yang dimintai keterangan diantaranya kepala sekolah (kepsek) dan penjaga sekolah.

‘Untuk sementara, yang sudah kita sudah mintai keterangan adalah kepsek dan penjaga sekolah. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Polres Tolitoli, sehingga penyelidikan dilakukan bersama penyidik polres,” terang IPDA Ade Irfan, saat dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp, Minggu (28/6/2020).

Kapolsek menjelaskan, setelah menerima laporan hilangnya dana BOS tersebut, pihaknya langsung melakukan tindakan pertama Tempat Kejadian Perkara (TP-TKP) dan menghubungi Inafis Polres Tolitoli untuk membantu olah TKP.

Advertisements

“Pada saat kejadian, kami langsung melakukan TPTKP dan menghubungi inafis Polres Tolitoli untuk membantu kami untuk melakukan TPTKP dan olah TKP. Mudah-mudah bisa segera terungkap pelakunya,” jelas Kapolsek.

Seperti diberitakan sebelumnya, SMKN 1 Dakopamean, Kabupaten Tolitoli disatroni maling, pada Rabu (24/6 2020) malam. Akibat peristiwa itu, dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang tersimpan di dalam brankas sekolah sebesar Rp90 juta lebih raib tak tersisa.

Dana yang disimpan dalam brankas itu, disiapkan untuk pembayaran pengadaan buku dan kelengkapan sekolah, seperti komputer dan kebutuhan lainnya.

Peristiwa pencurian yang terjadi pada Rabu malam itu baru diketahui keesokan harinya.

“Iya pak, dana BOS 90 juta lebih yang ada dalam brankas di ruangan saya dicungkil, saya baru tahu paginya (Kamis pagi-red),” kata Kepsek SMKN 1 Dakopamean, Mariati, kepada JurnalNews di Tolitoli, Sabtu (27/6/2020). [***]

Penulis: Rahmadi Manggona

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News