Polres Banggai Ringkus Tujuh Pelaku Narkoba Selama Dua Pekan

Kabag Ops Polres Banggai, AKP Noperto Gilbert Nainggolan dan Kasat Resnarkoba AKP Dewa Nyoman Sujendra, menggelar jumpa pers penangkapan tujuh pelaku penyalahgunaan narkoba, di Mapolres Banggai, Jumat (17/1/2020). [Humas Polres]
Bagikan Artikel Ini
  • 228
    Shares

Luwuk, JurnalNews.id – Sebanyak tujuh pelaku penyalahguna narkotika jenis sabu berhasil diringkus jajaran Polres Banggai, Sulawesi Tengah, dalam kurun waktu dua pekan terakhir.

Kapolres Banggai AKBP Budi Priyanto SIK, M.Si melalui Kabag Ops AKP Noperto Gilbert Nainggolan SIK mengatakan, tujuh pelaku penyalahgunaan narkoba ini ditangkap di lokasi dan waktu berbeda.

Baca Juga

Memuat...

“Pelaku ditangkap selama selang waktu dua minggu sejak tanggal 1 sampai dengan 16 Januari 2020.
Ketujuh pelaku ditangkap di tempat yang berbeda-beda dan tidak saling berkaitan satu sama lain,” terang kata Kabag Ops yang didampingi Kasat Resnarkoba AKP Dewa Nyoman Sujendra SH, dalam jumpa pers di Mapolres Banggai, Jumat (17/1/2020).

Kabag Ops menyebutkan, tujuh pelaku yang diringkus yakni:
1. FA alias A (31) warga Kelurahan Bukit Mambual, Kecamatan Luwuk Selatan.
2. AT alias AC ( 28) warga Warga Kelurahan Bukit Mambual, Kecamatan Luwuk Selatan.
3. JS alias J (26) warga Kompleks Kelapa Dua Bawah, Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan.
4. GN alias G (20) warga Kelurahan Bungin Timur, Kecematan Luwuk.
5. AT alias AL (29) warga Desa Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur.
6. SB alias AG (38) warga Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk.
7. JS alias B (35) warga Kelurahan Baru, Kecamatan Luwuk.

Dari para pelaku, Satres Narkoba Polres Banggai berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 19 sachet dengan berat bruto 12 gram.

“Satu gram bisa dipakai untuk 20 orang. Jadi dengan ditangkapnya pelaku dan barang bukti ini, total orang yang terselamatkan sebanyak 240 warga,” tambah Kabag Ops.

Saat ini, ketujuh pelaku ditahan di Mapolres Banggai dan akan dikenakan dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar.

Kabag Ops menyampaikan, Polres Banggai berkomitmen untuk memberatas peredaran narkoba termasuk terhadap adalah anggota Polri yang terlibat akan ditindak dengan tegas.

Kabag Ops mengimbau masyarakat Kabupaten Banggai, untuk turut serta berperan memberantas narkoba.

“Jika melihat, menemukan atau mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba, segera laporkan kepada Polres Banggai khususnya Satres Narkoba, agar dapat langsung ditindaklanjuti,” pintanya.

Sementara, Kasat Resnarkoba mengatakan untuk mengungkap siapa bandar dari narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Banggai, pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan di lapangan.

Untuk itu, Kasat narkoba juga meminta bantuan dan dukungan semua pihak menginformasikan kepada aparat, jika mengetahui adanya peredaran narkotika daerah ini. [***]

Sumber; Humas Polres Banggai
Editor; Sutrisno

loading...

Berita terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA