Polres Tolitoli Akan Gelar Perkara Dugaan Penyerobotan Lokasi Rumah Adat

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polres Tolitoli, IPTU. Rijal, SH. | Foto: Istimewa
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Polres Tolitoli bakal melakukan gelar perkara penyelidikan dugaan penyerobotan lokasi di sekitar rumah adat di Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, yang dilakukan mantan Bupati Tolitoli, Moh. Saleh Bantilan.

Dugaan penyerobotan tersebut dilaporkan Hasanudin Lamatta, ke Polres Tolitoli, setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) belum lama ini.

Baca Juga

Kasat Reskrim Polres Tolitoli, IPTU. Rijal. SH melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) IPDA Natun mengatakan, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi saksi, termasuk terlapor.

Namun kata IPDA Natun, belum ditemukan bukti-bukti yang kuat dan menjurus ke tindak pidana penyerobotan.

Pasalnya lanjut IPDA Natun, pelapor tidak dapat memperlihatkan surat-surat atau alas hak, berupa Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), atau Sertifikat kepemilikan sebagai bukti lokasi itu milik pelapor.

“Kami sudah periksa pelapor dan terlapor, serta saksi-saksi. Bukti-bukti yang disampaikan oleh pelapor belum memenuhi unsur untuk dijadikan satu perkara,” jelas kata Kanit Pidum, saat dikonfirmasi JurnalNews, Selasa 4 Mei 2021.

“Pelapor juga tidak bisa membuktikan surat atau alas hak kalau lokasi itu miliknya,” sambungnya.

Kanit Pidum menjelaskan, pelapor hanya menyampaikan surat penyerahan yang dibuat sejak tahun 1967, dari A Karim kepada Almarhum Lamatta, yang merupakan orang tua Hasanuddin Lamatta sebagai pelapor.

Menurut penyidik kata Kanit Pidum, laporan tersebut belum dapat memenuhi unsur untuk dinaikkan ke tahap penyidikan. Sehingga penyidik berencana melakukan gelar perkara, apakah laporan ini dilanjutkan atau dihentikan.

“Rencana kami akan melakukan gelar perkara dengan tim penyidik, apakah laporannya dihentikan atau dilanjutkan,” jelas Kanit Pidum, tanpa merinci waktu gelar perkara.

Jika hasil gelar perkara nantinya memutuskan dihentikan, lanjut Kanit Pidum, sebaiknya terlapor membawa masalah ini ke Pengadilan untuk digugat secara Perdata.

“Kalau memang penyelidikan tidak bisa dilanjutkan, sebaiknya masalah ini dibawa ke Pengadilan untuk digugat secara Perdata,” tegasnya.

Sementara, terkait laporan Moh Saleh Bantilan terhadap Hasanuddin Lamatta terkait dugaan pelanggaran Undang-undang ITE, IPDA Natun menyebutkan, masih tahap penyelidikan yang dilakukan penyidik Tipiter.

“Kalau laporannya Moh Saleh Bantilan terhadap Hasanuddin Lamatta masih tetap berproses di Unit Tipiter,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Google News