Polsek Damsol Gerebek Penyulingan Miras di Lembah Mukti

Aparat Polsek Damsol bersama pemilik penyulingan miras jenis cap tikus yang digerebek di Desa Lembah Mukti, Kecamatan Dampelas, Selasa (30/7/2019). [Ist]
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Jajaran Polres Donggala melalui Polsek Dampelas melakukan penindakan tempat pembuatan atau penyulingan miras tradisional di Desa Lembah Mukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Selasa (30/7/2019).

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah minuman keras tradisional jenis cap tikus.

Baca Juga

Operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) dipimpin langsung Kapolsek Damsol, Ipda Juan Fanulene. Penindakan terhadap pemilik penyulingan miras terdisional tersebut dilakukan setelah mendapatkan infomrasi dari masyarakat.

Bersama delapan personil Polsek Damsol, aparat melakukan penindakan ditempat produksi atau tempat penyulingan miras yang ada di Dusun IV, Desa Lembah Mukti.

Dari hasil penggrebekan dibeberapa tempat produksi miras, ditemukan bahan yang dibuat secara tradisional menggunakan pipa besi dan bambu, yang bahan dasar saguer yang disuling untuk dijadikan miras jenis cap tikus.

Barang bukti produksi dan bahan dasar pembuatan miras (saguer) langsung dimusnahkan di tempat. Sedangkan hasil penyulingan yang sudah jadi miras cap tikus, disita untuk dijadikan barang bukti.

Penindakan itu dilakukan atas perintah langsung Kapolres Donggala AKBP Ferdinad Suwarji, terkait Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD).

Loading…

Aparat Polsek Damsol langsung memusnahkan saguer yang menjadi bahan baku miras jenis cap tikus, di Desa Lembah Mukti, Selasa (30/7/2019). [Ist]
Polsek Sojol Operasi di Pangalasiang
Sebelumnya, aparat Polsek Sojol melakukan operasi penindakan pabrik cap tikus, di Dusun V Ogololo, Desa Pangalasiang, Kecamatan Sojol, Sabtu (27/7/2019).

Penindakan yang dilakukan bersama perangkat desa itu dilakukan karena pabrik miras tersebut telah meresahkan warga setempat.

Pabrik miras milik Yopi Damapolii (25) itu kemudian dibongkar, dari dua lokasi pembuatan yang di bongkar petugas di temukan, 20 liter bahan air enau, drum penyulingan, jerigen penampung dan bambu pengasapan.

Seluruh barang bukti telah diamankan dan pemilik atas nama Yopi masih dimintai keterangan di Polsek Sojol.

Diketahui, Yopi Damapolii merupakan warga asal Provinsi Suawesi utara (Sulut) yang menetap di Desa Pangalasiang, dan membuat miras cap tikus merupakan pekerjaan sampingan.

“Razia ini dilakukan guna menekan angka kriminal yang dipicu dari maraknya peredaran miras. Selain itu juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” demikian keterangan Humas Polres Donggala. [***]

Editor; Sutrisno

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA