Polsek Galang Gerebek Pabrik Cap Tikus

Anggota Polsek Galang melakukan penggerebekan pabrik Miras jenis cap tikus di Desa Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Selasa (8/10/2019). [Ist]
Bagikan Artikel Ini

Tolitoli, JurnalNews.id – Satuan Polisi Sektor (Polsek) Galang kembali menggrebek industri Minuman Keras (Miras) tradisional jenis cap tikus di Desa Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli.

Penggrebekan industri Miras jenis cap tikus yang dihasilkan dari pohon aren itu dilakukan berkat laporan warga sekitar.

Baca Juga

” Atas laporan warga di desa akhir para anggota saya langsung ke lokasi dan berhasil mengamankan semua barang bukti yang dipergunakan pelaku untuk membuat Miras yang bersumber dari pohon aren tersebut,” kata Kapolsek Galang, Iptu Rijal SH, Selasa (8/10/2019).

Saat mendapat laporan dari warga tiga orang anggota Mapolsek tersebut hari itu juga langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Malangga, yakni Kanit Binmas Aipda Musmulyadi, Bhabinkamtibmas yang ditempatkan di desa itu, Bripka Adris dan nggota jaga SPK III Polsek Galang Brigpol Aslam Maani.

“Babuk yang ditemukan berupa 20 liter cap tikus yang sudah terisi di dalam 4 jargen ukuran lima liter air serta peralatan pipa stenlist 5 buah berukuran 6 meter serta 1 buah drum plastik besar,” jelas mantan Kasi Propam Polres Tolitoli itu.

Loading…

Untuk tidak terendus, dari hasil penelusuran ternyata pelaku selama ini telah lama memiliki usaha pembuatan Miras yang lokasinya sengaja dibuat jauh sekitar 10 kilo meter dari pemukiman penduduk di desa itu.

“Dalam rangka pencegahan penyakit masyarakat di wilayah Galang, tindakan yang dilakukan yaitu membongkar tempat penyulingan dgn cara merusak peralatan dan menumpahkan bahan baku yang siap disuling, sedangkan yang sudah siap edar disita untuk Babuk,” tandas Kapolsek itu.

Sementara pelaku pembuat Miras illegal saat penggrebekan Polisi juga berhasil menangkap dua orang yang diduga pemilik industri Miras, mereka diketahu bernama
Anton alias Batti umur 45 tahun, pekerjaan honorer Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli serta Obrin umur 48 tahun pekerjaan Kepala RT Dusun Kelondom Desa Lakatan Kecamatan Galang.

“Keduanya kini masih dalam pemeriksaan di Mapolsek,” tutup Iptu Rijal SH. [***]

Penulis; Ramlan Rizal

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA