PP Muhammadiyah Tunda Muktamar ke-48

  • Whatsapp
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. [Setkab]
Bagikan Artikel Ini
  • 15
    Shares

Jakarta, JurnalNews.id – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Aisyiyah memutuskan untuk menunda pelaksanaan muktamar ke-48 yang semula dijadwalkan berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah. Penundaan diputuskan melalui sidang tanwir, pada Minggu (19/7/2020).

Sidang diikuti anggota PP dan PW Muhammadiyah serta PP dan PW Aisyiyah se-Indonesia, organisasi otonom, majelis, lembaga, dan biro tingkat Pusat. Hadir juga rektor perguruan tinggi serta direktur rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Baca Juga

Keputusan penundaan tersebut ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Abdul Mu’ti. Selain mengesahkan penundaan, sidang juga menetapkan muktamar ke-48 dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yaitu pada 2022 sesuai Idul Adha.

Namun, bila pada tahun depan situasi dinyatakan aman dan muktamar dapat diselenggarakan normal, jadwal dapat dimajukan.

Advertisements

“Apabila pada tahun 2021 keadaan benar-benar aman dari segi kesehatan dan berbagai aspek lainnya maka dapat dibuka kemungkinan pelaksanaan Muktamar tahun 2021 dengan mempertimbangkan maslahat-mudarat, dan kemudahan pelaksanaannya,” ujar Haedar Nashir, Minggu (19/7/2020).

Advertisements

Haedar menuturkan, segala konsekuensi penundaan pelaksanaan Muktamar yang berkaitan dengan regulasi organisasi tetap sah adanya, termasuk di dalamnya perpanjangan masa jabatan pimpinan dari pusat sampai ranting.

Sesuai dengan kewenangannya, PP Muhammadiyah berkewajiban menindaklanjuti hasil-hasil Tanwir terkait dengan perubahan waktu pelaksanaan Muktamar dan pelaksanaan Permusyawaratan di bawah Muktamar serta hal-hal lain yang terkait dengan pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke 48 dan Muktamar Aisyiyah ke-48.

Dengan adanya penundaan tersebut, Musyawarah Wilayah sampai dengan Musyawarah Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan sendirinya mundur/ditunda, penundaan ditetapkan melalui Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah/Pimpinan Pusat Aisyiyah

Sidang Tanwir juga mengamanatkan kepada PP Muhammadiyah untuk menanfidzkan (mengamankan) dan memimpinkan pelaksanaan Keputusan Tanwir Muhammadiyah 2020 dengan seksama dan sebagaimana mestinya. [***]

Advertisements

Sumber: iNews

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News