PUPR: Jalan Layang Pertama di Sulteng Rampung Tahun Depan

  • Whatsapp
Jalan layang di Kelurahan Pantoloan, Kota Palu. [Dok. Kemen PUPR]
Bagikan Artikel Ini
  • 316
    Shares

Jakarta, JurnalNews.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mempercepat pembangunan jalan layang Pantoloan, Palu. Jalan layang pertama di Sulawesi Tengah (Sulteng) itu ditargetkan selesai awal 2020.

“Konstruksinya sedang dikerjakan, juga untuk menstimulus pekerjaan yang lain pasca bencana. Saat ini progresnya mencapai 60 persen,” kata Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo, seperti dilansir Republika, Selasa (26/11/2019).

Baca Juga

Dia menjelaskan jalan layang tersebut dibangun untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas jalan trans sulawesi yang melintas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu.

Selain itu juga untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kemacetan yang diakibatkan dari Pelabuhan Pantoloan.

Advertisements

Menurut Wempi, pembangunan jalan layang tersebut juga untuk meningkatkan kegiatan perekonomian dan konektivitas di Palu.

Advertisements

“Untuk itu perlu tersedianya aksesibilitas dan mobilitas yang memadai dari pusat-pusat perindustrian menuju pelabuhan dan jalur distribusi lainnya sehingga akan memudahkan para pelaku usaha dan meningkatkan kegiatan perekonomian setempat,” jelas Wempi.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu Satriyo Utomo memastikan proyek tersebut menggunakan teknologi bernama mortar busa atau timbunan ringan. Teknologi tersebut berupa campuran antara semen, air, dan pasir busa yang digunakan untuk menimbun kepala jembatan.

“Teknologi ini sudah diterapkan di beberapa tempat di Jawa, salah satunya di Brebes Exit,” tutur Satriyo.

Jalan layang sepanjang 904 meter tersebut menjadi yang pertama di Sulawesi Tengah yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksnaan Jalan Nasional (BPJN) IV Palu wilayah II.

Advertisements

Biaya pembangunannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) TA 2019 sebesar Rp85 miliar dengan kontraktor PT. Pacific Nusa Indah. [***]

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News