Ratusan Korban Banjir Poso Mengungsi di Tempat Ibadah

  • Whatsapp
Tim penyelamat mengevakuasi warga Kabupaten Poso yang rumahnya telah digenangi air setinggi pinggang orang dewasa, akibat banjir pada Kamis (30/4/2020). [BPBD]
Bagikan Artikel Ini

Palu, JurnalNews.id – Sekira 400 jiwa korban banjir bandang di Kabupaten Poso bertahan di sejumlah lokasi pengungsian seperti tempat ibadah karena air belum juga surut.

Dikutip dari Antara, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Poso, Anto, dihubungi dari Palu, Kamis (30/4/2020) malam, mengatakan mereka mengungsi di rumah-rumah ibadah seperti masjid dan gereja.

Baca Juga

“Air sampai sekarang belum surut, masih menggenangi permukiman,” katanya.

Anto mengatakan ketinggian air bervariasi antara 1 meter hingga 1,5 meter sehingga menyulitkan tim penyelamatan mengevakuasi sebagian warga yang terjebak banjir.

“Air bahkan sampai di kepala sehingga sulit kita evakuasi,” katanya.

Dia mengatakan khusus di wilayah Poso Selatan para pengungsi mengalami pemadaman lampu dari aliran PLN sehingga mereka hanya menggunakan genset.

“Total pengungsi di daerah itu sekitar 200 jiwa,” katanya.

Terkait kebutuhan logistik kata Anto, hingga Kamis malam masih dapat diatasi atas bantuan masyarakat, bupati, dan instansi terkait seperti BPBD Poso,

Anto mengatakan banjir terjadi akibat hujan deras yang terus mengguyur daerah itu sejak Rabu (29/4/2020) sore dan terus berlangsung hingga Kamis (30/4/2020).

“Banjir sudah terjadi jam 10.00 Rabu malam di beberapa desa di Poso Kota, Poso Kota Selatan, Poso Pesisir dan Poso Pesisir Selatan,” kata Anto.

Diberitakan sebelumnya, banjir menerjang empat kecamatan di Kabupaten Poso pada Kamis (30/4/2020).

Empat kecamatan yang dilanda banjir diantaranya Kecamatan Poso Kota (Kelurahan Gebang Rejo Timur dan Kelurahan Gebang Rejo), Poso Kota Selatan (Kelurahan Sayo, Lembomawo dan Rononuncu), Kecamatan Lage (Desa Watuawu dan Desa Sintuwulemba) dan Kecamatan Poso Pesisir Selatan (Desa Tangkura dan Desa Betalemba).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng menyebutkan, sebanyak 1.000 kepala keluarga (KK) warga Kabupaten Poso terpaksa mengungsi sementara akibat banjir yang melanda permukiman warga. [***]

Berita Terkait

Google News