Realisasi Serapan APBD Sulteng Tak Capai Target

Sekdaprov Hidayat Lamakarate, memimpin rapat evaluasi dan pengawasan realisasi APBD Provinsi Sulteng di ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (17/10/2019). [Humas Pemprov]
Bagikan Artikel Ini
  • 39
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Realisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Tahun 2019, tidak mencapai target.

Hal tersebut terungkap pada rapat evaluasi dan pengawasan realisasi APBD Provinsi Sulteng yang dipimpin Sekdaprov Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si, di ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga

Dikutip dari keterangan tertulis Humas Pemprov Sulteng, dari total total APBD Provinsi Sulteng Rp4,34 trilun, hingga September 2019 baru terserap sekira Rp2,42 triliun dari target Rp2,99 triliun.

Berdasarkan perbandingan y to y, realisasi APBD provinsi bulan September 2019 hanya mencapai 55,78 persen dari target 69 persen.

Padahal di bulan yang sama pada tahun lalu, realisasi APBD provinsi mampu menembus 61,13 persen.

“Terjadi deviasi sebesar -5,35 persen,” ungkap Plt Karo Ekonomi dan Pembangunan terkait selisih realisasi sekarang dan tahun lalu.

Sedang dari grade deviasi OPD sampai 30 September 2019, realisasi 2 OPD berada di atas target atau deviasi (d) positif.

Sedangkan dua OPD masuk grade biru (d ≤ -3 %), 2 berada di grade hijau (d ≤ -8 %), 11 masuk di grade kuning (d ≤ -13 %) dan 31 OPD merah (d > -13 %).

Loading…

Rendahnya serapan APBD per September 2019 ini, disinyalir karena faktor pergeseran anggaran di sejumlah OPD.

Terkait kondisi ini, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Dr. Ir. B. Elim Somba, M.Sc meminta evaluasi kegiatan-kegiatan OPD di bulan Oktober.

“Warna merah sangat dominan, Kita akan membedah habis-habisan OPD,” usul asisten menyikapi rendahnya serapan.

Senada dengan asisten, Sekdaprov Hidayat Lamakarate berharap, hal ini menjadi perhatian serius dari pimpinan OPD untuk mengevaluasi kinerja jajarannya.

“Kalau tidak ada perhatian (pimpinan) yakinlah berikutnya makin parah dan banyak pekerjaan terbelengkai,” tegasnya.

Terkait pergeseran anggaran ke APBD perubahan yang baru bisa direalisasi Oktober ini, diharap Sekda berkorelasi mempercepat serapan.

“Saya kira akan banyak OPD bergerak (dari grade merah) karena APBD perubahan sudah jalan,” yakin sekda untuk evaluasi berikutnya bulan depan.

“Jadikanlah evaluasi apa yang sudah terjadi hari ini,” pungkasnya menambahkan. [***]

Editor; Sutrisno

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA