Relawan DMC DD Dirikan Dapur Umum dan Pos Medis untuk Penyintas Banjir di NTT

  • Whatsapp
Salah satu lokasi yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT. | Foto: kiriman DMC DD
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Relawan Disaster Management Center Dompet Dhuafa (DMC DD) mendirikan dapur umum dengan dan pos medis, untuk membantu penyintas bencana banjir bandang di wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami mendirikan pos hangat dengan 197 jiwa penerima manfaat, dapur umum dengan 197 jiwa dan pos medis dengan 20 jiwa penerima manfaat, yang berlokasi di berlokasi di MAN Waiwerang, Adonara Timur, Flores Timur, NTT,” kata Relawan DMC Dompet Dhuafa Muhidir Rahman, dalam keteranganya yang diterima JurnalNews, Sabtu 10 April 2021.

Baca Juga

“Selain itu juga kami dirikan pos hangat di Kantor Desa Lamahala Jaya penerima manfaat sebanyak 65 jiwa,” sambung Muhidir.

Pada Selasa 06 April 2021, DMC DD juga telah membagikan 100 paket konsumsi kepada para relawan, petugas dan pekerja yang terus membersihkan material yang menutupi jalan serta fasilitas umum lainnya.

Sementara sejumlah relawan lain terus mensisir korban di antara puing-puing rumah yang dihantam banjir bandang.

“Kebutuhan mendesak bagi para pengungsi meliputi sembako, perlengkapan bayi, medis, hygiene kit, tenda, matras, selimut, air bersih hingga alat berat. Untuk Pos Dompet Dhuafa berlokasi di Kampus 1 MAN Waiwerang, Adonara Timur, Flores Timur, NTT,” pungkas Muhidir Rahman.

Seperti diketahui, banjir bandang telah meluluhkan sejumlah wilayah di Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT.

Berdasarkan data BNPB terdapat 68 Jiwa meninggal dunia, 15 jiwa luka-luka, 70 jiwa hilang dan 2.655 jiwa terdampak.

Sementara kerugian materil mencakup 25 unit rumah rusak berat, 114 unit rumah rusak sedang, 17 unit rumah hanyut, 60 unit rumah terendam, 40 titik akses jalan tertutup pohon tumbang, 5 jembatan putus, 1 unit fasilitas umum dan 1 unit kapal tenggelam.

Terdapat sembilan Desa yang tersebar di empat Kecamatan terdampak peristiwa banjir dan banjir bandang. Kedelapan Desa tersebut yaitu Desa Nelemadike dan Nelemawangi (Kecamatan Ile Boleng), Desa Waiburak dan Kelurahan Waiwerang (Adonara Timur), Desa Oyang Barang dan Pandai (Wotan Ulu Mado), dan Desa Duwanur, Waiwadan dan Daniboa (Adonara Barat). ***

Berita Terkait

Google News