Ribuan Tenaga Medis di Dunia Meninggal karena Covid-19

  • Whatsapp
Ilustrasi tenaga medis corona. [AP]
Bagikan Artikel Ini
  • 57
    Shares

JurnalNews.id – International Council of Nurses (ICN) mengungkap lebih dari 1.000 perawat di seluruh dunia tercatat telah meninggal karena Covid-19. Jumlah itu dikatakan kemungkinan jauh lebih tinggi karena belum ada data statistik global yang lengkap.

ICA merupakan federasi berbasis di Geneva, Swiss yang meliputi 130 asosiasi perawat di seluruh dunia. Jumlah perawat yang berada dalam komunitas ini mencapai 20 juta orang.

Baca Juga:

ICN mengumpulkan data dari negara yang mencatat data terpisah terkait perawat. Hasilnya lebih dari 1.000 perawat tutup usia karena masalah pernapasan terkait Covid-19.

“Per 14 Agustus, angka kumulatif kematian Covid-19 pada perawat yang dilaporkan di 44 negara sebanyak 1.097,” tulis laporan ICN dikutip dari AFP, Rabu (16/9/2020).

Advertisements

Negara yang melaporkan jumlah paling banyak adalah Brasil dengan catatan 351 perawat meninggal dunia, diikuti 212 perawat di Meksiko.

ICN mengingatkan saat ini belum ada rekaman data global yang sistematis untuk mencatat perawat dan petugas kesehatan yang menangani atau telah meninggal karena Covid-19.

Situasi ribuan perawat meninggal disebut ICN sebagai ‘bencana’. ICN mengecam pemerintah karena tidak berbuat cukup untuk melindungi tenaga medis yang berada di garis depan semasa pandemi Covid-19.

Di luar ICN, organisasi hak asasi manusia, Amenesty International, mengatakan pada 3 September, setidaknya 7.000 petugas kesehatan telah meninggal di seluruh dunia karena Covid-19.

“Perawat dan tenaga medis lainnya masih terpapar Covid-19 dan semua risiko terkait, termasuk kekerasan dan prasangka, penyakit mental, infeksi, dan dalam apa yang kami yakini sekarang kemungkinan ribuan kasus, membuat pengorbanan terakhir dengan membayarnya dengan hidup mereka,” kata Presiden ICN Annette Kennedy.

Kennedy juga mengatakan perawat diremehkan, dibayar rendah, dan terkadang diperlakukan seperti dapat dibuang. Dia mendesak pemerintah memperbaiki situasi yang dikatakannya sebagai skandal itu.

Advertisements

ICN mengatakan per 14 Agustus sebanyak 572.478 tenaga medis terinfeksi Covid-19 dari catatan 32 negara. Jumlah itu disebut mewakili 10 persen dari total kasus positif.

184 Tenaga Kesehatan di Indonesia Meninggal
Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat total 184 tenaga kesehatan meninggal dunia selama pandemi virus corona (Covid-19). Beberapa tenaga kesehatan itu meninggal dalam keadaan positif Covid-19 dan suspek.

Ketua Tim Mitigasi PB IDI, Adib Khumaidi mengatakan 184 tenaga kesehatan tersebut terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, dan perawat.

“Ada 105 terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis, 9 dokter gigi, 70 perawat,” kata Adib melalui keterangan tertulis, Senin (7/9/2020).

BPS mencatat jumlah dokter di Indonesia pada 2019 sebanyak 81.011 orang. Sebaran terbanyak terpusat di Pulau Jawa yakni DKI Jakarta 11.365 orang, Jawa Timur 10.802, Jawa Tengah 9.747, dan Jawa Barat 8.771.

Selama enam bulan pandemi berjalan, kasus Covid-19 di Indonesia justru cenderung menunjukkan tren peningkatan. Dalam sebulan pada Agustus 2020 saja, kasus positif terakumulasi 66.420 kasus.

Kasus positif Covid-19 selama beberapa hari terakhir berkisar di angka 2.000-3.000 kasus pada awal September. Total kasus konfirmasi positif Covid-19 pada pekan awal bulan ini sebanyak 19.313 kasus. [***]

Sumber: CNN Indonesia

Advertisements

 

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News