Rombongan Kemen PUPR Diserang Panah saat Survei di Papua, 2 Terluka

Kepala BBPJN XVIII Jayapura Osman Marbun. [Antara]
Bagikan Artikel Ini
  • 29
    Shares

Jayapura, JurnalNews.id – Rombongan Kementerian PUPR diserang orang tak dikenal dengan panah saat melakukan survei di Dekai, Ibu kota Yahukimo, Provinsi Papua, Jumat (25/10/2019). Dua orang terluka dan telah dievakuasi ke RSUD Dekai untuk selanjutnya dipersiapkan rujuk ke Jayapura.

Dilansir dari iNews.id yang dikutip dari Antara, Kapolres Yahukimo AKBP Angling membenarkan adanya penyerangan terhadap pekerja jalan tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan personel di lapangan.

Baca Juga

“Memang benar ada penyerangan yang menyebabkan dua orang terluka. Salah satunya La Hanafi (55) yang menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BBPJN XVIII Jayapura dan Heri Agus Suprianto (50) karyawan PT Agung Mulia Iriana,” kata Kapolres, Jumat (25/10/2019).

Laporan yang diterimanya, rombongan Kementerian PUPR sedang turun survei dengan menggunakan dua kendaraan. Saat melintas di sekitar Jalan Gunung, rombongan dihadang sekelompok orang. Mereka meminta foto dan video yang diambil agar dihapus.

Setelah menghapus, rombongan kembali. Namun, tiba-tiba dihentikan kembali kelompok tersebut. Kali ini rombongan tidak mengindahkan dan tetap melanjutkan perjalanan.

Loading…

“Akibatnya, kelompok tidak dikenal itu langsung melepaskan anak panah hingga mengenai dua orang di dalam mobil bak terbuka,” katanya.

Kapolres menyayangkan tidak adanya koordinasi. Hal ini mengingat, sebelumnya sudah ada peringatan untuk sementara waktu tidak melakukan kegiatan dengan alasan keamanan.

“Saya sudah pernah mendatangi kamp PT Agung Mulia untuk menyampaikan imbauan tersebut. Termasuk ke kamp lainnya yang mengerjakan berbagai proyek pembangunan di Kabupaten Yahukimo agar menunda pekerjaan sampai situasi kondusif,” ucapnya.

Polres Yahukimo sudah meminta keterangan empat orang dari sembilan yang turut dalam rombongan tersebut. Keterangan sementara para saksi, mereka tidak ada yang mengenali pelaku.

Sementara itu, Kepala BBPJN XVIII Jayapura Osman Marbun membenarkan adanya insiden yang menimpa staf Kementerian PUPR dan pekerja jalan saat survei di Dekai.

“Kedua korban malam ini masih dirawat di RSUD Dekai. Nanti dijadwalkan akan dievakuasi ke Jayapura pada Sabtu besok,” kata Marbun. [***]

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA