Rossi Suka Sirkuit Jerez dan Cerita Menarik Tikungan 13

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Jurnalsulawesi.com – Sirkuit Jerez kembali menjadi tuan rumah MotoGP Spanyol akhir pekan ini, Minggu (7/5/2017). Tikungan 13 Sirkuit Jerez yang kini bernama Tikungan Jorge Lorenzo berpeluang kembali menciptakan cerita menarik di GP Spanyol.

Tikungan Jorge Lorenzo merupakan tikungan terakhir di Sirkuit Jerez. Tikungan tajam ke kiri itu pernah menciptakan sejumlah insiden panas. Setidaknya ada tiga insiden panas yang pernah terjadi di Tikungan 13 Sirkuit Jerez.

Baca Juga

Ketiga insiden itu melibatkan Mick Doohan vs Alex Criville di kelas 500cc musim 1996, Valentino Rossi vs Sete Gibernau musim 2005, dan Jorge Lorenzo vs Marc Marquez musim 2013. Menariknya ketiga insiden di atas terjadi pada lap terakhir.

Pada musim 1996, Criville harus mengalami kecelakaan di Tikungan 13 setelah bersaing ketat dengan Doohan di lap terakhir. Setelah sempat bersenggolan, Criville kemudian terpelanting setelah berusaha menarik gas. Doohan kemudian meraih kemenangan.

Insiden berikutnya melibatkan Rossi dengan Gibernau di MotoGP 2005. Ketika itu kedua pebalap bersenggolan di Tikungan 13 hingga membuat Gibernau keluar jalur. Rossi berhasil meraih kemenangan dan Gibernau finis kedua.

Usai balapan Rossi mengakui manuvernya terhadap Gibernau cukup agresif, tapi menganggap hal itu biasa dalam balapan. Sementara Gibernau memilih untuk tidak memberi komentar.

“Saya tidak ingin balapan hebat ternoda dengan apa yang terjadi di tikungan terakhir. Saya cinta olahraga ini dan tidak ingin terlibat dalam politik,” ujar Gibernau seperti dikutip dari Crash.net.

Sementara pada musim 2013, Lorenzo dan Marquez terlibat insiden yang hampir sama dengan Rossi dan Gibernau musim 2005. Usai balapan Lorenzo mengungkapkan kekesalan terhadap Marque dengan tidak menerima tawaran jabat tangan The Baby Alien.

Sirkuit Kesukaan Rossi
Kali ini, Valentino Rossi datang ke GP Spanyol sebagai pemimpin klasemen MotoGP musim ini. Peluang Rossi untuk terus bertahan di atas terbuka lebar mengingat Sirkuit Jerez merupakan salah satu tipe sirkuit yang disenangi oleh ‘The Doctor’.

Rossi datang ke Jerez sebagai pemimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Maverick Vinales dan 18 poin atas Marc Marquez. Selain itu, Rossi adalah pemenang GP Spanyol musim lalu sehingga dirinya kembali layak difavoritkan pada balapan kali ini.

“Ini adalah seri pertama dari rangkaian seri Eropa dan Jerez adalah salah satu sirkuit yang sangat saya nikmati.”

“Saya tak menyangka bisa jadi pemimpin klasemen saat datang ke Jerez. Saya gembira karena kami sudah menyelesaikan sejumlah masalah yang ada sejak tes pramusim namun pastinya kami harus terus meningkatkan kualitas dari motor ini,” ucap Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Rossi menyatakan bahwa Yamaha YZR M1 miliknya sudah mampu tampil lebih bagus dibandingkan awal musim namun masih ada hal-hal yang menurut pebalap berusia 38 tahun ini bisa diperbaiki.

“Kami harus terus mencari tahu bagaimana memaksimalkan cara kerja motor ini, namun saya yakin kami bisa mendapatkan apa yang kami cari di Sirkuit Jerez kali ini,” ujar Rossi.

Secara keseluruhan, Rossi sudah tujuh kali memenangi GP Spanyol yang berlangsung di Jerez karena ia juga menjadi juara pada tahun 2001, 2002, 2003, 2005, 2007, dan 2009. Marquez sendiri baru sekali memenangi GP Spanyol pada tahun 2014 sedangkan Jorge Lorenzo pernah tiga kali memenangi GP Spanyol.[***]

Source; CNNIndonesia

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News