Saat Pohon Jadi Sarana Promosi, Dari yang Komersil sampai Politik

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Puluhan Pohon di Kota Donggala banyak ditempeli banner komersial dari berbagai perusahaan sebagai ajang promosi usaha.

Bahkan, penempelan tersebut mengarah kepada perusakan lingkungan, seperti memaku banner/spanduk di pohon. Rata-rata banner yang terpasang tidak terdapat stempel izin pemasangan banner dari Pemerintah Kabupaten Donggala.

Baca Juga

Selain banner usaha komersil, ada juga banner salah satu bakal calon Bupati Donggala.

Celakanya, pemasangan banner bakal calon bupati tersebut tak jauh dari kantor Panwaslu Donggala atau tepatnya di depan kantor KONI Donggala, Jalan Pettalolo.

Salah seorang warga Banawa, Hendra, mengeluhkan banyaknya banner yang dipasang oleh badan usaha maupun bakal calon bupati di pohon-pohon dalam kota Donggala.

“Parahnya memasang banner-banner itu dengan cara dipaku pada pohon di sepanjang pinggir jalan,” ujar Hendra, Selasa (23/1/2018).

Menurut warga yang akrab disapa La Going ini pemasangan banner dengan cara dipaku di pohon itu sangat tidak etis. Menurutnya sebagian warga Banawa gerah dan ingin mencopot banner yang terpaku di pohon tersebut.

Dia khawatir, bila hal itu tidak segera dibersihkan, maka akan mengakibatkan pohon mati. Karena itu, dia meminta kesadaran pengurus badan usaha komersil ataupun tim sukses bakal calon bupati Donggala agar tidak memasang banner di pohon-pohon.

“Saya sampaikan kepada pemilik usaha maupun seluruh tim pemenangan calon bupati agar jangan memasang banner di pohon. Yang sudah terpasang mohon segera di pindah atau dicabut. Karena itu melanggar aturan,” demikian Going.

Salah seorang tim pemenangan bakal calon bupati Donggala, Habil Masri saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan kepada relawan pemenangan untuk mencabut banner yang sudah terpasang di pohon-pohon dalam kota Donggala.

“Terima kasih sudah mengingatkan. Saya sudah berkoordinasi dengan teman-teman di Banawa untuk mencabut banner yang terpasang di pohon,” jelasnya.

Sementara pemilik banner usaha komersil belum menjawab pertanyaan saat dihubungi di nomor ponselnya.

Dari pantauan Jurnalsulawesi.com Rabu (24/1/2018), di jalan Malonda atau tepatnya di depan SMP 1 Banawa 2 banner yakni banner promosi perumahan dan banner usaha kredit terpaku pada pohon yang ada ditepi jalan Malonda.

Didepan kantor PU juga ada dua banner yang sama juga terpaku di pohon. Bahkan di belakang kantor DPRD Donggala satu banner dengan ukuran sedang terpasang dengan cara dipaku di pohon pelindung. [***]

Rep; Jose Rizal
Red; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News