Sambut Pemilu, PKB Donggala Gelar Muscab dan PKP

Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding bersama Bupati Donggala, Kasman Lassa, Walikota Palu, Hidayat dan Ketua DPC PKB Donggala, Kajarudin Karding saat acara Muscab dan PKP, di Gedung Oasis, Donggala, Minggu (10/9/2017). [JR]
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Donggala, Minggu (10/9/2017) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4 dan Pelatihan Kader Pertama (PKP), di Geduang Oasis, Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Banawa.

Muscab ke-4 dan PKP itu sebagai salah satu persiapan PKB Donggala menyambut tiga pesta demokrasi yakni, Pilkada serentak 2018, Pemilu Legistatif dan Pilpres 2019.

Baca Juga:

Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding, dalam sambutanya mengatakan, PKB adalah partai berbasis Islam nomor satu di Indonesia. Dari sisi perolehan suara PKB berada diatas PPP, PAN dan PKS. Namun dari sisi urutan Nasional, PKB berada di urutan ke lima, setelah PDIP, Golkar, Gerindra, dan Demokrat.

“Ini masih jauh. Sementara, cita-cita Muktamar PKB di Surabaya, paling tidak berada di urutan ke tiga Nasional,” kata Kadir.

Kadir menekankan, agar kader PKB berusaha memperbaiki niat ketika sudah bergabung di PKB. Menurut dia, kader PKB harus membawa kemaslahatan bagi umat.

Lebih jauh dia mengatakan, kalau masuk PKB hanya untuk menjadi caleg, atau hanya ingin menjadi bupati menurut pria kelahiran Kecamatan Sojol ini hal itu terlalu rendah. Niat yang paling utama berpolitik kata dia untuk beribadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Dari niat itu kita memilih bupati atau menjadi anggota DPRD untuk kemaslahatan masyarakat di daerah. Oleh karena itu PKB memiliki kewajiban mendukung program pemerintah yang baik dan sesuai dengan keinginan masyarakat,” ujarnya.

Namun menurut Kadir, kader PKB juga harus berani memberikan kritik apabila program pemerintah daerah tidak nyambung dengan kepentingan serta keinginan masyarakat. PKB harus mampu hadir dan menjadi solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Kata Kadir, kalau PKB bisa melakukan hal itu, ia meyakini PKB akan menjadi partai yang besar.

“Anda bisa pencitraan, Anda bisa buat program banyak, tetapi yang lebih penting program-program itu harus mampu bersentehuan dengan kepentingan masyarakat,” tekanya.

Sementara itu, ketua DPC PKB Donggala, Kaharudin Karding megatakan, Muscab dan PKP untuk meneguhkan militansi dan komitmen kader PKB. Dia menjelaskan, PKB Donggala berkeinginan dalam menyongsong Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019 tidak sekedar menjadi penonton. Tapi harus ikut mewarnai perhelatan demokrasi di Donggala.

“Kedepan ada pekerjaan besar menanti kita. Muscab dan PKP ini adalah momentum untuk meneguhkan militansi kader PKB,” ujarnya singkat.

Muscab ke-4 dan PKP ini dihadiri sejumlah ketua Partai di Donggala. turut hadir pula ketua DPW PKB Sulteng yang juga Walikota Palu, Hidayat, Bupati Donggala, Kasman Lassa, ketua DPC PKB Kota Palu, Ampana, Morowali, serta 16 ketua PAC PKB se- Kabupaten Donggala.[***]

 

Rep; Jose Rizal

loading...

Berita Lainnya

Google News