Samsurizal Tombolotutu Cs Terbukti Berhutang

Ketua Tim Kuasa Hukum Penggugat, DR Muslim Mamulai, SH. MH.
Bagikan Artikel Ini
  • 40
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Setelah melalui proses persidangan, Pengadilan Negeri (PN) Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akhirnya mengabulkan gugatan yang dilayangkan Hanjte Yonahes terhadap Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu dan kawan-kawan, melalui persidangan gugatan sederhana di PN Parigi Parimo, Rabu (23/10/2019). Dalam gugatan tersebut, Samsurizal Tombolotutu sebagai tergugat I, Niko Rantung tergugat II dan Arifin Amad selaku tergugat III

Dalam amar putusan Nomor 26/Pdt G.S/PN Prg yang dibacakan Hakim Tunggal Jayadi Husain, SH.MH mengabulkan sebagian gugatan penggugat.

Baca Juga

Pertama, menyatakan sebagai hukum bahwa tergugat I, II dan III telah melakukan Wanprestasi. Kedua menghukum para tergugat baik itu Samsurizal Tombolotutu yang juga Bupati Parimo, Niko Rantung serta Arifin Amad secara tanggung renteng untuk mengembalikan uang pinjaman kepada penggugat sebesar Rp230 juta secara seketika tanpa syarat. Kemudian menghukum kepada para tergugat secara tanggung renteng untuk membayar biaya perkara sebesar Rp806.000,-.

Ketua Tim Kuasa Hukum Penggugat, DR Muslim Mamulai, SH.MH menegaskan, jika para penggugat tidak melakukan upaya hukum keberatan terhadap putusan yang telah berkekuatan hukum tetap ini, maka selaku kuasa penggugat akan mengajukan permohonan eksekusi.

“Jika tergugat tidak keberatan dengan putusan ini, maka kami akan ajukan permohonan eksekusi,” tandas Muslim Mamulai, kepada JurnalNews.id, di Palu, Kamis (24/10/2019).

Loading…

Tidak hanya itu kata Muslim, terkait gugatan perkara Nomor 25 yang ditolak majelis hakim, pihaknya selaku penggugat masih menunggu salinan putusan resmi.

Apakah akan mengajukan keberatan atau mengajukan upaya hukum lain terhadap indikasi adanya perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan wewenang oleh penguasa.

“Begitu pun terhadap gugatan perkara pinjaman dana sekira Rp4,9 miliar untuk kepentingan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Parimo tahun 2017 lalu, proses perkaranya sedang dalam pemeriksaan,” pungkasnya.

Sementara Kuasa Hukum tergugat Samsurizal Tombolotutu, Syahrudin Ariestal Douw, SH yang dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa sesungguhnya ada perkara pertama perkara Nomor 25 yang menuntut kliennya Samsurizal Tombolotutu Rp500 juta, namun gugatan ini ditolak majelis hakim.

Sementara tambahnya, untuk gugatan Nomor 26 kata Syahrudin, pinjaman benar diakui oleh peminjam atas nama Arifin Ahmad, sebesar Rp230 juta.

Namun hutang tersebut sudah dibayar karena terdapat temuan BPK atas pekerjaan perusahaan Tunggal Mandiri Jaya milik Hantje Yohenes sebesar Rp247 juta.

Karena uang belum dipakai, maka Arifin Ahmad menelphon kepada penggugat agar membayar, tetapi penggugat tidak mau tahu, akhirnya Arifin Ahmad berfikir positif, bahwa karena ada pinjaman yang belum dia pakai, maka dia pakailah uang yang ada untuk membayar temuan. Akan tetapi hakim berpendapat berbeda.

“Soal keberatan masih ada waktu sampai Rabu pekan depan untuk mengajukan keberatan atas putusan tersebut. Saya masih menunggu perintah pak Arifin, apakah akan diajukan atau dia legowo membayar,” ungkap Syahrudin yang dikonfirmasi via layanan WhatsApp Kamis (24/10/2019). [***]

Penulis: Agus Manggona

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA