Satelit Telkom-3 Diperkirakan Jatuh di Mongolia China

  • Whatsapp
Ilustrasi: satelit milik Indonesia. Foto: Dok. SpaceX via Youtube
Bagikan Artikel Ini
  • 68
    Dibagikan

JurnalNews – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyampaikan satelit Telkom-3 diperkirakan jatuh kembali ke Bumi pada Jumat 5 Februari 2021. Peristiwa itu dinilai merupakan kali pertama benda antariksa berukuran besar milik Indonesia jatuh.

Peneliti LAPAN Rhorom Priyatikanto mengatakan belum ada informasi pasti mengenai lokasi jatuhnya satelit Telkom-3. Prediksi terakhir memperkirakan satelit itu jatuh di sekitar Mongolia atau China bagian utara.

Baca Juga

“Sampai saat ini, saya belum dapat kabar ada jatuhan atau temuan satelit tersebut. Kemungkinan jatuh di daerah terpencil. Prediksi terakhir memperkirakan Telkom-3 jatuh di sekitar Mongolia atau Tiongkok bagian utara,” ujar Rhorom seperti dikutip JurnalNews dari CNNIndonesia.com, Senin 8 Februari 2021.

Rhorom menyampaikan Lapan telah berkoordinasi dengan PT Telkom Indonesia, Tbk, Telkomsat, dan Roscosmos Rusia.

Satelit Telkom-3 (COSPAR-ID 2012-044A, NORAD-ID 38744) diketahui merupakan satelit buatan ISS Reshetnev, Rusia berdasarkan pesanan PT Telkom Indonesia, Tbk.

Satelit tersebut diluncurkan pada tanggal 6 Agustus 2012 dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, tetapi gagal mencapai orbit karena masalah teknis.

Rhorom menyebut satelit Telkom-3 telah mencapai ketinggian kurang dari 200 km sejak tanggal 30 Januari 2021. Sehingga, satelit itu diperkirakan akan mengalami reentry pada tanggal 5 Februari 2021 antara pukul 14:30 WIB hingga pukul 18:30 WIB.

“Terdapat ketidakpastian dalam prediksi waktu jatuh karena objek jatuh secara tak terkendali sehingga orientasi satelit serta hambatan udara yang dialaminya dapat bervariasi. Besarnya hambatan atau pengereman menentukan waktu jatuhnya satelit,” kata Rhorom.

Berita Terkait

Google News