Satgas Tinombala Buru Kelompok MIT Terduga Pelaku Pembantaian Warga di Kabupaten Sigi

  • Whatsapp
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto, SIK.
Bagikan Artikel Ini
  • 45
    Dibagikan

Palu, JurnalNews.id – Aparat gabungan Satgas Tinombala yang terdiri dari Polri dan TNI serta Densus 88 AT, memburu pelaku pembantaian sadis di Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Jumat (27/11/2020) pagi.

Pelaku diduga adalah kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, yang masih masuk dalam DPO Poso.

Lihat Juga

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto dalam keterangannya menjelaskan, berdasarkan keterangan dari saksi setelah ditunjukkan foto-foto DPO teroris MIT, saksi membenarkan pelaku sama dengan yang ada di foto.

“Mereka membenarkan bahwa pelaku pembunuhan dan pembakaran rumah sama dengan foto tersebut. Sehingga dapat dipastikan pelaku adalah kelompok MIT Poso,” kata Kombes Didik Supranoto dalam keterangannya, Sabtu (28/11/2020) petang.

Kabidhumas menyebutkan, aparat Polres Sigi yang di-backup Satgas Ops Tinombala baik dari Polri dan TNI serta Densus 88 AT, sejak Jumat (27/11/2020) siang, sudah menuju ke TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Ia berharap, masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing berita-berita yang provokatif. Pihak kepolisian bersama TNI telah berusaha semaksimal mungkin untuk menangani masalah ini.

Kombes Didik Supranoto juga menegaskan, bahwa informasi ada gereja yang dibakar seperti yang beredar di media sosial, adalah tidak benar.

“Kembali saya tegaskan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan gereja yang dibakar sebagaimana informasi yang berkembang di media sosial,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi peristiwa pembantaian sadis yang menwaskan empat warga di Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Jumat (27/11/2020).

Empat korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, masing-masing inisial Y, P, N dan Pe. Selain menewaskan empat orang warga, sebanyak tujuh rumah warga juga dibakar oleh orang yang tidak dikenal (OTK).

Saat ini, atas permintaan pihak keluarga keempat jenazah tersebut langsung dimakamkan di di lokasi tersebut.

“Sesuai permintaan keluarga, keempat korban dikebumikan di tempat,” sebut Kapolres Sigi AKBP Yoga Priyahutama. [***]

Editor: Sutrisno/*

Berita Terkait

Google News