SBY Perintahkan Anwar Hafid Maju Pilgub Sulteng

  • Whatsapp
Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan penghargaan kepada Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief (kanan), beberapa waktu lalu. [Ist]

Palu, JurnalNews.id – Teka- teki apakah Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah Drs. H. Anwar Hafid, M.Si akan maju dan bertarung dalam bursa pemilihan Gubernur atau Wakil Gubernur Sulteng 2020 mendatang, akhirnya terjawab sudah.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief menegaskan bahwa berdasarkan perintah dan instruksi Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Anwar Hafid harus maju sebagai Gubernur Sulteng dan bukan Wakil Gubernur atau 02.

Baca Juga

“Perintah SBY, Anwar Hafid harus maju Gubernur, maka sebagai kader harus tunduk dan patuh,” kata Andi Arief di Jakarta saat dihubungi dari Palu, Selasa (8/10/2019).

Andi Arief menyebutkan, dari beberapa kader terbaik Demokrat di daerah, salah satunya adalah Anwar Hafid. Menurutnya, terbukti selain telah menorehkan sejarah dua periode memimpin Kabupaten Morowali, dalam Pileg 2019 lalu, Anwar Hafid terpilih sebagai anggota DPR-RI dengan torehan suara yang signifikan.

“Dengan indikator ini, sangat jelas jika Anwar Hafid telah memiliki investasi dan magnet politik untuk menahkodai Sulteng ke depan,” tegasnya.

Apalagi tambahnya, Anwar Hafid selain memiliki elektabikitas dan kapasitas juga telah mengantongi kartu dasar untuk ikut bertarung dalam kontestasi politik lokal.

“Tinggal bagaimana membangun komunikasi politik dengan partai-partai serta kekuatan lain, agar jalannya meraih tampuk kekuasaan di bumi Sulteng, bisa berjalan mulus dan sukses,” pungkas mantan aktivis 98 ini.

Hal senada ditegaskan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Abd Radjak BM Razak, SH. Menurut politisi plamboyan ini bahwa spekulasi yang selama ini berkembang semuanya terbantahkan. Karena perintah Ketum Demokrat SBY melalui Wasekjen sangat jelas dan tegas.

“Anwar Hafid harus maju 01 Sulteng bukan sebagai 02,” tandasnya.

Ditambahkan Abd Radjak, Anwar Hafid telah memiliki modal dengan empat kursi di DPRD Sulteng. Sehingga, untuk membangun koalisi, akan lebih mudah dibanding dengan yang tidak punya partai sama sekali.

Modal selanjutnya kata Abd Radjak, yakni latar belakang pendidikan, dimana Anwar Hafid telah ditempa sebagai kader pemerintahan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN).

Kemudian, Anwar juga memiliki rekam jejak sebagai abdi Negara dari tingkatan terbawah yakni kepala desa, camat, kepala bagian, asisten satu hingga sebagai Bupati Morowali selama dua periode.

“Seorang itu hanya akan menjadi pemimpin yang efektif, jika dia dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinannya. Dan Anwar Hafid telah memiliki gen pemimpin sejak lahir,” pungkasnya. [***]

Penulis; Agus Manggona

Pos terkait