Seluruh PDP di Gedung Karantina Pemkab Tolitoli Dipulangkan

  • Whatsapp
Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan memulangkan 9 PDP yang hampir 2 bulan menjalani perawatan di Gedung Karantina Fasilitas Pemkab Tolitoli, Senin (8/6/2020). [Humas Pemkab]
Bagikan Artikel Ini
  • 489
    Shares

 

Tolitoli, JurnalNews.id – Sebanyak 9 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang sudah hampir 2 bulan menjalani perawatan di Gedung Karantina Fasilitas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli, dipulangkan kepada keluarga dan lingkungannya, Senin (8/6/2020).

Baca Juga

Pemulangan terhadap 9 orang PDP yang dirawat di Karantina SKB itu dilakukan karena berdasarkan hasil penelitian sampel swab, 3 orang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 yakni Ilham (26 Tahun) dari Kecamatan Galang, Basran (33 tahun) dari Kecamatan Dampal Selatan dan Jamaludin dari Kecamatan Baolan.

Satu orang atas nama Sofyan (27 Tahun) dari Kecamatan Galang terkonfirmasi bukan pasien Covid-19.

Sementara 5 orang lagi sudah 2 kali hasil penelitian sampel swab terkonfirmasi negatif dan dipulangkan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Pelepasan PDP tersebut dilakukan Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli Anjamara, S.Pt, M.Si, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tolitoli Arham A. Jacub, SH, Camat Baolan Abdullah Burhanudin, S. Sos, Koordinator Karantina Nurlaila, SKM, tenaga Surveilans, pengolah data, serta sejumlah perawat Pasien Covid-19 Kabupaten Tolitoli.

Advertisements

Kepada para pasien yang dipulangkan, Bupati Hi. Moh. Saleh Bantilan menyerahkan bingkisan sebagai cindera mata, vitamin, masker dan surat keterangan sembuh dari Covid-19 sekaligus menyampaikan pesan agar tetap menjaga kesehatan dan senantiasa melakukan upaya pencegahan seperti tetap menggunakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir serta selalu menjaga jarak.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh tenaga medis perawat pasien Covid-19 sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah ini.

Bupati meminta kepada seluruh masyarakat agar jangan mengucilkan para pasien Covid dan yang sudah dinyatakan sembuh dapat diterima sebagaimana mestinya sehingga tidak menjadi beban psychis bagi mereka saat berinteraksi di lingkungannya. [***]

Editor: Rahmadi Manggona/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News