Seorang Murid Kelas 1 SD di Palu Diculik OTK Saat Menunggu Jemputan

[Ilustrasi]
Bagikan Artikel Ini
  • 13.5K
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Seorang murid perempuan kelas 1 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Birobuli Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) diculik orang tidak dikenal (OTK), pada Jumat (13/12/2019) sekira Pukul 09.00 wita.

Korban yang berinisial SA (7), anak dari EO, adalah warga Jalan Garuda, Kelurahan Birobuli Utara. Korban diculik saat menunggu jemputan orang tuanya di mushala di depan sekolah bersama salah satu temannya yang berinisial A (7).

Baca Juga:

Berdasarkan penuturan A yang juga menunggu jemputan sepulang sekolah, saat itu dirinya duduk bersama korban. Tiba-tiba datang seorang pria yang mengendarai sepeda motor matic Honda Beat, menanyakan kepada korban dan rekannya tentang lokasi kios atau warung.

“Dia bertanya, di mana ada kios di sini?,” kata A menirukan ucapan pelaku.

Mendapatkan pertanyaan itu, lanjut A, korban SA langsung menunjukkan lokasi kios dan mengikuti pria tersebut. Tidak berselang lama, saksi A melihat korban SA sudah dibonceng oleh pelaku dan mengarah keluar dari kompleks sekolah.

Saat itu juga ada saksi lainnya yakni MZ (13) yang merupakan siswa kelas 1 SMP, yang datang ke SDN tersebut dengan tujuan tujuan mengambil ijazah.

MZ kemudian dipanggil oleh siswa SDN lainnya yang mengatakan adanya pelaku penculik anak.

Kemudian MZ mengejar pria yang diduga jadi pelaku penculikan anak dan melihat korban sudah dibonceng dibawa depan motor pelaku.

Loading…

“Dia mengarah ke Jalan Abdul Rahman Saleh dari Jalan Gelatik,” kata MZ.

Menurut MZ pelaku menggunakan motor Honda Beat warna hijau, memakai jaket dan celana jeans warna hitam, serta penutup masker mulut hitam dan helm hitam tanpa kaca helm. Sementara korban pada saat itu memakai baju muslim warna biru pink, jilbab pink dan tas berwarna orange.

Kapolres Palu AKBP H Moch Sholeh, S.IK, SH, MH membenarkan kejadian penculikan anak tersebut. Namun kata Kapolres Sholeh, sekira pukul 10.00 Wita, korban SA telah ditemukan oleh Topan, salah seorang warga Kelurahan Petobo.

Korban ditemukan di sekitaran rumahnya di wilayah di Jalan Taipa Kana. “Mengetahui hal itu, Topan sempat mengejar pelaku yang melaju dengan motornya,” terang Kapolres.

Kemudian Topan menghubungi Ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Petobo Alfin Ladjuni serta Bhabinkamtibmas Bripka Rido Ponulele. “Korban kemudian dibawa ke rumahnya di Jalan Garuda dan dikembalikan pada keluarganya.” jelasnya.

Kapolres Palu menghimbau kepada warga Kota Palu untuk selalu waspada terhadap pelaku semua jenis kejahatan, termasuk kemungkinan adanya upaya penculikan terhadap anak-anak sekolah.

“Kami juga menghimbau kepada orang tua murid agar berupaya menjemput anak-anak tepat waktu. Jika melihat adanya tindak kejahatan, secepatnya melaporkan kepada kepolisian terdekat agar segera ditindaklanjuti” imbau mantan Kapolres Banggai ini. [Humas Polres Palu]

Editor; Sutrisno

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA