Seorang Relawan Covid-19 Meninggal Dunia di Pos Penjagaan Tolitoli Utara

  • Whatsapp
Relawan Covid-19meninggal dunia saat bertugas di Pos penjagaan di Desa Binontoan, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli, pada Sabtu (23/5/2020). [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 2.3K
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Seorang petugas Bantuan Keamanan Desa (Bankamdes) yang jadi relawan covid -19 bernama Iswadi (40), meninggal dunia saat bertugas di Pos penjagaan di Desa Binontoan, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli, pada Sabtu (23/5/2020). Meninggalnya petugas tersebut mengejutkan rekan-rekannya yang tengah bertugas di tempat itu.

“Korban meninggal dunia secara tiba-tiba saat bertugas sekira Pukul 00.20 Wita. Korban masih berpakaian lengkap sebagai petugas Bankamdes karena sedang berjaga di Pos Perbatasan,” kata Sekretaris Camat (Sekcam) Tolitoli Utara, Fahri Kumai saat dikonfirmasi media ini pada Sabtu (23/5 2020) siang.

Baca Juga

Menurut Fahri, sebelum menghembuskan nafas terakhir korban dalam kondisi sehat, bahkan masih sempat bermain Handphone saat duduk bersebelahan dengan Kepala Desa Binontoan. Namun tiba-tiba Iswadi langsung jatuh tersungkur ke depan dari kursinya.

“Korban masih sempat main HP yang duduk bersebelahan dengan kepala desa, tiba-tiba langsung tersungkur ke depan. Saat itu korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat,” jelas Fahri Kumai.

Menurut Sekcam, Iswadi merupakan orang yang tekun dan aktif saat melaksanakan tugas di pos penjagaan. Sebelum meninggal lanjut Sekcam, Iswadi tidak memiliki riwayat penyakit apalagi riwayat perjalan keluar daerah.

“Iswadi dalam keadaan sehat, dia tidak punya riwayat pebyakit, apalagi riwayat perjalanan keluar daerah, “pungkasnya.

Dengan meninggalnya relawan covid-19 saat bertugas di pos penjagaan desa Binintoan, pihak keluarga korban berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan tim Satgas Covid -19 kabupaten Tolitoli untuk memberikan santunan.

“Saya mohon kepada Pemda dan Satgas Covid -19 untuk dapat memberikan bantuan kepada kami selaku keluarga Iswadi, apalagi Ia meninggal saat melaksanakan tugas di pos penjagaan,” pinta Ratni, yang merupakan istri korban.

Sementara Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Arham Yacub kepada media ini menjelaskan informasi sementara meninggalnya Iswadi di saat bertugas di pos penjagaan desa Binontoan karena serangan jantung.

“Informasi sementara Iswadi meninggal karena serangan jantung, karena meninggalnya secara tibatiba,” kata Jubir

Arham menyatakan, meskipun meninggalnya Iswadi karena serangan jantung, pihaknya sudah menyarankan kepada petugas medis untuk melakukan penguburan sesuai dengan SOP kesehatan atau sesuai dengan protokol covid-19.

“Ia, meninggalnya secara tiba tiba, namun kami sudah sarankan proses pemakamannya sesuai SOP covid-19),” ujarnaya.[***]

Penulis: Rahmadi Manggona

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News