September 2021 BLT BPUM Cair untuk 500 Ribu UMKM, Ini Syarat dan Cek Penerima Lewat Link Ini

  • Whatsapp
Cek Penerima BPUM via Eform BRI.
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Kabar gembira kembali datang untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada September 2021.

Penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk pelaku UMKM sebesar Rp1,2 juta telah memasuki bulan ketiga.

Baca Juga

Kuota pada bulan September 2021 ini mencapai 500 ribu pelaku usaha mikro yang telah terdaftar sebagai penerima bantuan tersebut.

Dilansir dari Instagram @kemenkopukm, tahap 1 yakni bulan Juli sebanyak 1,5 juta UMKM, bulan Agustus 1 juta pelaku usaha mikro dan September 500 ribu UMKM.

Banpres BPUM disalurkan melalui rekening bank penyalur yakni BRI dan BNI secara bertahap yakni bulan Juli, Agustus, dan September 2021.

Kepastian akan kembali cairnya BPUM di September 2021 dan menargetkan 500 ribu pelaku UMKM tersebut dipastikan melalui unggahan Instagram @KemenkopUKM beberapa waktu yang lalu.

Bagi Anda pelaku UMKM yang belum mendapatkan bantuan ini, bisa segera melakukan pendaftaran agar bisamendapatkan bantuan hibah sebesar Rp1,2 juta.

Sehingga dengan bantuuan BPUM bisa kembali menjalankan usaha di tengah lesunya perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Namun sebelum melakukan pendaftaran sebagai penerima BPUM, ada baiknya para pelaku usaha memahami terlebih dahulu syarat-syarat sebagai penerima bantuan ini.

Diberlakukannya berbagai persyaratan bagi pelaku UMKM yang akan menerima bantuan BPUM ini, bertujuan agar bantuan tepat salah sasaran.

Berikut beberapa syarat untu menjadi penerima bantuan BPUM:

1. Pelaku UMKM adalah seorang Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Pelaku UMKM diwajibkan memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

3. Pelaku UMKM harus memiliki surat usaha mikro dan dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM.

4. Pelaku UMKM tidak terdaftar sebagai anggota TNI, Polri, ASN, ataupun BUMN.

5. Pelaku UMKM bukan merupakan nasabah dari Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Setelah memastikan diri telah memenuhi berbagai syarat tersebut, Pelaku UMKM dapat mendaftarkan diri dengan datang ke dinas koperasi dan UKM sesuai domisili.

Beberapa berkas harus dibawa pada saat melakukan pendaftaran. Beberapa berkas yang harus dibawa antara lain KTP, KK, SKU, dan NIB.

Berita Terkait

Google News