SMSI Sulteng Santuni Keluarga Pasien Covid-19 yang Sempat Kabur dari RSU Anutapura

  • Whatsapp
Ketua Bidang Organisasi, Andi Attas Abdullah didampingi Sekretaris SMSI Sulteng Syahrul, menyerahkan bantuan untuk keluarga pasien Covid-19 Syahrir, kepada Plt Direktur RSU Anutapura drg. Herry Mulyadi, Senin (22/6/2020). [SMSI Sulteng]
Bagikan Artikel Ini
  • 133
    Shares

 

Palu, JurnalNews.id – Organisasi perusahaan media online Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan santunan kepada keluarga Syahrir, pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu. Syahrir adalah pasien asal Kabupaten Takalar, Provinsi Sulsel dan sempat melarikan diri dari ruang isolasi, pada Jumat (19/6/2020) pekan lalu.

Baca Juga

Bantuan diserahkan Ketua SMSI Provinsi Sulteng Mahmud Matangara, SH yang diwakili Sekretaris SMSI Sulteng Syahrul dan Ketua Bidang Organisasi, Andi Attas Abdullah, kepada Plt Direktur RSU Anutapura drg. Herry Mulyadi, Senin (22/6/2020). Selanjutnya, bantuan akan diberikan kepada Syahrir yang tengah menjalani isolasi.

Ketua SMSI Provinsi Sulteng Mahmud Matangara, SH melalui Ketua Bidang Organisasi, Andi Attas Abdullah mengatakan, bantuan itu merupakan hasil donasi spontan, sebagai bentuk kepedulian dari pengurus dan anggota SMSI Provinsi Sulteng terhadap korban pandemi Covid-19.

“Bantuan ala kadarya ini sebagai bentuk kepedulian teman-teman SMSI Sulteng untuk membantu meringankan beban keluarga Syahrir. Kita peduli karena Syahrir yang datang ke Palu niatnya adalah bekerja demi keluarga. Tetapi karena terjangkit Covid-19, terpaksa harus menjalani isolasi. Sedangkan keluarganya pasti menunggu hasil kerjanya sebagai pekerja bangunan,” ujarnya.

“Apalalgi, Syahrir sempat melarikan diri karena memikirkan istrinya yang saat itu akan melahirkan. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan bebannya dan Syahrir dapat segera sembuh dari Covid-19, sehingga bisa melanjutkan pekerjaan sebagaimana tujuannya datang ke Palu,” imbuhnya.

Advertisements

Sementara itu, Plt Direktur RSU Anutapura Palu drg. Herry Mulyadi mengapresiasi bantuan yang diberikan pengurus SMSI Sulteng.

“Insya Allah bantuan ini akan sangat berarti dan bisa meringankan bebannya sehinga dia bisa dengan tenang menjalani perawatan. Semoga Syahrir juga bisa segera sembuh dari virus Covid-19,” ujar dr Herry.

Seperti diberitakan sebelumnya, Syahrir adalah pasien positif covid-19 asal Kabupaten Takalar, Provinsi Sulsel yang datang ke Palu bersama 12 rekannya, dengan tujuan bekerja di proyek pembangunan masjid Agung Darusalam Kota Palu.

Saat masuk Kota Palu dan dilakukan rapid test di perbatasan Kelurahan Watusampu, Syahrir dinyatakan reaktif lalu dibawa ke Asrama Haji Palu untuk dikarantina. Dua hari setelah itu dilakukan swab dan hasilnya positif.

Syahrir kemudian dirawat di RS Anutapura Palu, sejak tanggal 14 Juni 2020. Syahrir sempat melarikan diri dari ruang isolasi di RSU Anutapura pada Jumat (19/6/2020).

Keesokan harinya pada Sabtu (20/6/2020), Syahrir ditemukan tim Satgas Covid-19 Kota Palu dan langsung dibawa kembali ke RSU Anutapura untuk menjalani isolasi dan perawatan. [***]

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News