Studi: Tidur Kurang dari 6 Jam Tingkatkan Resiko Kematian Dini

Ilustrasi. | Pixabay
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Sebuah penelitian terbaru, tidur kurang dari enam jam semalam bagi penderita penyakit kronis hampir dapat melipatgandakan resiko kematian dini.

Dalam studi yang dilakukan peneliti dari Pennsylvania State College of Medicine ini melibatkan 16 ribu orang dewasa antara usia 20 dan 74 tahun, melacak kesehatan mereka selama dua dekade.

Baca Juga

Hasil studi dipublikasikan dalam Journal of American Heart Association, dimana individu dengan kondisi seperti tekanan darah tinggi atau diabetes tipe 2 dua kali lebih mungkin menderita serangan jantung atau stroke yang fatal.

Kurang tidur juga dikaitkan dengan stres, suasana hati buruk, dan risiko obesitas. Tidur malam yang buruk juga akan merusak kebugaran dan keuntungan Anda.

Selama periode tidur inilah tubuh membangun dan memperbaiki kembali. Tanpa tidur yang cukup setiap malam, tubuh Anda akan hancur begitu saja.

“Tidur dan sistem kekebalan tubuh memiliki hubungan erat. Orang yang kurang tidur juga memiliki tingkat peradangan yang lebih tinggi,” jelas psikolog tidur dan penulis utama studi Julio Fernandez-Mendoza seperti dilansir laman Men’s Health, Selasa 27 Oktober 2021.

Untuk kesehatan optimal, Anda perlu tidur antara enam hingga delapan jam semalam. Pada 2018, sebuah penelitian menemukan bahwa rata-rata orang di Inggris tidur hanya antara lima dan enam (6,83) jam semalam.

Dengan perkiraan 15 juta orang di Inggris hidup dengan kondisi kesehatan yang signifikan, ini adalah statistik yang mengkhawatirkan. ***

Pos terkait

Google News