Sulteng Tekan Ketimpangan Pendapatan Individu

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
Palu – Pemprov Sulteng akan menekan ketimpangan pendapatan individu (gini rasio) setempat yang hingga kini masih menempati urutan kedua di kawasan timur Indonesia setelah Maluku Utara.

Kepala Bappeda Sulawesi Tengah Patta Tope pada acara “Public Expose” dan Pameran Foto menuju Setengah Abad Sulawesi Tengah di Palu, Senin (8/4), mengatakan indeks gini Sulawesi Tengah pada 2011 masih 0,34 poin. Posisi tersebut sama dengan indek gini Sulawesi Barat.

Dari 12 provinsi di kawasan timur Indonesia indeks gini yang sudah membaik pada tahun yang sama yakni Maluku Utara yakni 0,33 poin.

“Tetapi jika dibanding gini rasio nasional kita lebih baik dimana gini rasio nasional masih sebesar 0,41 poin,” katanya.

Patta Tope mengatakan semakin kecil poin indeks gini semakin kecil ketimpangan pendapatan individu di daerah itu.

Dia mengatakan rasio indeks gini Sulawesi Tengah dalam dua tahun memburuk yang sebelumnya 0,29 poin pada 2009 naik menjadi 0,34 poin.

“Ini kondisi yang tidak bisa kami tutupi sehingga kita tahu keberadaan kita saat ini,” katanya.

Patta Tope mengatakan masih tingginya ketimpangan pendapatan individu tersebut bisa mengakibatkan konflik akibat kecemburuan sosial.

“Kalau pendapatan tidak merata bisa membuat orang berkelahi,” katanya.

Dia mengatakan pemerintah daerah akan berusaha menekan besarnya ketimpangan tersebut pada tahun mendatang.

“Ini pekerjaan rumah kita semua,” katanya.

Patta Tope mengatakan satu sisi Sulawesi Tengah mengalami pertumbuhan ekonomi pada 2012 sebanyak 9,27 persen tetapi pemerataan juga penting sehingga tidak ada ketimpangan yang mencolok di tengah masyarakat. Pertumbuhan itu melampaui target rencana pembangunan jangka menengah daerah setempat 2011-2016 sebesar 8,35 persen.

Mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako itu mengatakan salah satu yang menjadi indikator perubahan Sulawesi Tengah untuk sejajar dengan daerah lainnya yang sudah maju di kawasan timur Indonesia adalah pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah daerah setempat menargetkan pertumbuhan ekonominya pada 2013 sebesar 12,61 persen.

Saat ini posisi pertumbuhan eknomi Sulawesi Tengah berada pada urutan ketiga secara nasional dan kawasan timur Indonesia.***

sumber:antarasulteng.com

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News