Tahun 2017, Kasus Kekerasan Mendominasi di Donggala

  • Whatsapp
Kapolres Donggala Arie Ardian saat jumpa pers Minggu (31/12/2017) di Donggala.[Jose Rizal]
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Kapolres Donggala, Arie Ardian Rishadi, SIK mengatakan, selama tahun 2017 tindak pidana yang terjadi di wilayah Kabupaten Donggala sebanyak 695 kasus. Kasus tertinggi adalah tindak pidana kekerasan sebanyak 375 kasus.

“Dari 695 kasus pidana yang terjadi, 508 kasus sudah diselesaikan. Masih ada 187 kasus lagi yang saat ini masih dalam proses,” ujar Kapolres Arie Ardian saat jumpa pers Minggu (31/12/2017) di Donggala.

Baca Juga

Arie mengungkapkan, untuk kasus penyalahgunaan Narkoba Polres Donggala berhasil mengungkap 30 kasus. Sebanya 22 Kasus sudah P21, dengan tersangka sebanyak 42 orang. Jenis Narkoba tertinggi yang berhasil diungkap penyalahgunaannya adalah sabu disusul obat-obatan merek THD.

Lanjut Kapolres, untuk pemberantasan penyakit masyarakat jajaran Polres Donggala berhasil mengungkap peredaran minuman keras dan mengamankan ratusan botol miras dari berbagai merek.

Terakhir, jajaran Polres Donggala berhasil mengungkap tindak pidana pencurian hewan ternak di Kecamatan Sindue dan kasus illegal loging di Desa Rio Mukti, Kecamatan Rio Pakava.

“Tahun 2018 nanti, kami akan berusaha bekerja lebih baik lagi untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat. Tentu kami juga meminta dukungan semua pihak yang ada di Kabupaten Donggala,” tukasnya. [***]

Rep; Jose Rizal

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News