Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bolano: Jembatan Cabang 3 Korban PHP

  • Whatsapp
Sejumlah warga tengah membantu mobil pick up yang terperosok di JembatanCabang 3 Bolano Lambunu. Di sisi lain jembatan itu terdapat sebuah spanduk bertuliskan Rawan Kecelakaan Jebatan ini Butuh Perhatian, Jembatan korban PHP. [Kolase/ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 67
    Shares

Lambunu, JurnalNews.id – Kondisi jembatan cabang tiga yang menghubungkan Desa Lambunu Utara dan Desa Kotanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), sangat memprihatinkan. Warga setempat pun merasa jadi korban Pemberi Harapan Palsu (PHP)

Saat ini kondisi jembatan cabang tiga sudah tidak layak digunakan, dikarenakan kayu sebagai lantai jembatan telah lapuk dan beberapa besi penyangganya telah patah.

Baca Juga

Jika dilihat dari usianya, kondisi jembatan saat ini sudah mencapai 30 tahunan tanpa ada kejelasan dari pemerintah daerah untuk di lakukan perbaikan.

Wandi, salah satu Pemuda Kecamatan Bolano Lambunu mengatakan, kondisi jembatan semakin hari semakin parah membuat pengendara tidak nyaman melintas di jembatan ini. “Karena di bawahnya terdapat aliran sungai yang deras,” ujarnya.

Advertisements

Melihat kondisi tersebut, dia dan beberapa pemuda di Kecamatan Bolano Lambunu membuat beberapa slogan kritik dalam bentuk tulisan di spanduk bertuliskan: Perhatian Rawan Kecelakaan, Jebatan ini Butuh Perhatian, Jembatan Korban PHP alias Pemberi Harapan Palsu.

Advertisements

Yogi, yang juga merupakan pemuda Desa Lambunu Utara ikut dalam gerakan tersebut. Ia menilai, Kerusakan jembatan cabang tiga yang menghubungkan desa Lambunu Utara dan desa Kotanagaya itu mengakibatkan aktifitas warga menjadi terhambat, jembatan ini sudah menjadi keresahan warga sejak lama, namun tidak ada wujud perbaikan yang telihat di jembatan tersebut.

“Ini sangat miris, 2 bulan belakangan ini, sudah beberapa mobil yang terperosot. Ini artinya, memang jembatan cabang tiga ini tidak layak lagi untuk digunakan”, terangnya.

“Untuk itu, kami mendesak Pemkab Parimo untuk segera membangun jembatan baru yang layak. Jika tidak, kami sebagai pemuda tidak akan pernah berhenti untuk terus menyuarakan yang memang sudah menjadi aspirasi masyarakat”, tegasnya.

Advertisements

“Kami sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten agar segera memperbaiki jembatan cabang tiga, demi kepentingan masyarakat dan akses ekonomi masyarakat Kecamatan Bolano Lambunu,” ujranya seperti dilansir InfoPena jejaraing JurnalNews. [***]

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News