Tambang Galian C di Poros Palu-Donggala Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Aktifitas pertambangan galian C yang terletak di sepanjang jalan Kota Palu dan Kabupaten Donggala, ditengarai telah merugikan negara miliaran rupiah.

Ketua Komsi III DPRD Provinsi Sulteng Zulfakar Nasir menilai apa yang terjadi di jalan poros Palu-Donggala tidak lebih karena kelalaian dari Perusahaan pertambangan galian C. Bisa dibayangkan, imbas dari mobilisasi pengangkutan material yang hendak diantar pulaukan ini, telah mengakibatkan rusaknya aset negara disepanjang jalur tersebut.

Baca Juga

Di tahun 2017 ini, negara kembali menganggarkan biaya rehabilitasi dan pemeliharaan jalan yang nilainya cukup fantastis, yakni mencapai Rp4 miliar lebih.

“Jadi dalam setiap tahun, negara membiayai rehab dan pemeliharaan jalan negara. Di satu sisi, perusahaan pertambangan Galian C “merusak” saat memobilisasi material,” kata Zulfakar, kepada Jurnalsulawesi.com, di Palu, Senin (18/9/2017).

Ketua Fraksi Partai Demokrat ini juga menambahkan, semua ini akibat lemahnya pengawasan dari dinas/instansi terkait. Mulai dari permalasalahan analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL) serta “penderitaan” yang dirasakan masyarakat akibat debu yang bertebaran sehingga menyebabkan penyakit Ispa bagi warga.

“Kami melihat ada upaya pembiaran dari pemerintah, karena tida ada upaya yang sistematis dalam mengatasi permasalahan ini,” imbuh Zulfakar.

Olehnya kata Zul sapaan akrabnya, sebagai wakil rakyat, melalui Komisi III akan mengundang pihak-pihak terkait guna meminta pertanggungjawaban, karena ini menyangkut rusaknya aset negara serta dampak negatif terhadap masyarakat akibat aktivitas pertambangan galian C.

“Permasalahan ini tidak bisa didiamkan, namun sesegera mungkin disikapi, karena sudah banyak juga laporan masyarakat yang masuk ke dewan,” pungkasnya.[***]

 

Rep; Agus Manggona

Pos terkait

Google News