Tender Proyek Rp2,8 Triliun di PUPR Belum Kelar

Kementerian PUPR.
Bagikan Artikel Ini
  • 46
    Shares

Jakarta, JurnalNews.id – Satu per satu proyek yang berjalan lambat mulai terkuak setelah Presiden Joko Widodo marah besar lantaran penggunaan belanja anggaran seret.

Presiden geram proses tender pada paket pekerjaan senilai Rp39 triliun di anggaran 2019 belum kelar.

Baca Juga

Padahal, sekarang sudah November, atau kurang dari dua bulan menjelang tutup tahun.

Salah satunya pekerjaan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR). Di instansi pimpinan Basuki Hadimuljono ini, masih ada proyek yang belum berjalan karena baru tender.

Dilansir dari Kontan.co.id, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengakui, saat ini masih ada proyek yang baru memasuki tahap proses tender.

“Sedang dalam proses tender dengan total Rp 2,8 triliun. Ini proyek multiyears,” kata Syarif, Kamis (7/11/2019).

Proyek tersebut berasal dari satuan kerja Direktorat Jenderal yang berada di bawah Kementerian PUPR.

Loading…

Sayang, ia tidak merinci nama satuan kerja pemilik proyek tersebut, termasuk juga jenis proyek yang masuk rencana pengerjaan dari Dirjen di kementerian tersebut.

Jalan tahun ini
Yang jelas, ia memastikan proyek-proyek tersebut masih bisa berjalan pada tahun ini.

Diharapkan proyek yang belum tender tersebut sudah bisa masuk tahap tender pada bulan November ini juga.

Kementerian PUPR dalam anggaran 2019 mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 110,7 triliun.

Sedangkan untuk anggaran pada tahun depan membengkak menjadi Rp 120,2 triliun.

Hingga akhir Agustus 2019, realisasi penyerapan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencapai 40,2%.

Realisasi ini terbilang turun dibandingkan dengan Agustus 2018 yang mencapai 44%.

Dalam catatan, penurunan realisasi tersebut karena ada proyek di bawah Direktorat Jenderal Cipta Karya terhambat.

Meski begitu, saat ini semua proyek tersebut telah selesai dilelang. [***]

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA