Terlibat Narkoba, Empat Personil Polda Sulteng Dipecat

  • Whatsapp
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto.
Bagikan Artikel Ini
  • 409
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), utamanya yang melibatkan oknum anggota Polri, empat personil Polda Sulteng dipecat sebagai anggota Polri.

Komitmen Kapolda Sulteng Irjen Pol. Drs. Syafril Nursal, SH, MH yang terus disuarakan baik di hadapan jajarannya ataupun kepada media bukan isapan jempol semata.

Baca Juga

Hal itu dibuktikan dengan ditanda tanganinya Surat Telegram Kapolda Sulteng nomor STR/236/VII/KEP/2020 tanggal 23 Juli 2020 tentang pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) anggota Polda Sulteng.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto, SIK dalam keterangannya Senin (27/7/2020) menjelaskan, keempat personil Polda Sulteng yang di PTDH karena terlibat penyalahgunaan narkoba adalah Bripka MS jabatan terakhir Bayanma Polda Sulteng, Bripka AG jabatan terakhir Bayanma Polda Sulteng, Brigadir SR jabatan terakhir Bayanma Polda Sulteng dan Briptu HS jabatan terakhir Ba Ditpolairud Polda Sulteng,

Advertisements

Kata Didik, berdasarkan sidang Dewan Pertimbangan Karier (DPK) beberapa waktu lalu yang dipimpin Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Drs. Nurwindiyanto, MM telah memutuskan, empat personil Polda Sulteng tersebut tidak dapat dipertahankan lagi sebagai anggota Polri.

Advertisements

Berdasarkan catatan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulteng, setidaknya terhadap empat personil Polda Sulteng yang telah di PTDH.

Selain karena narkoba mereka juga sebelumnya diketahui ada yang pernah terlibat kasus disersi, perselingkuhan atau nikah tanpa izin.

“Ini adalah peringatan keras kepada jajaran Polda Sulteng untuk tidak main-main dengan narkoba karena akan berakhir dengan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH,” jelasnya.

“Dengan demikian, mereka tidak menjadi virus bagi personil Polda Sulteng lain yang sudah bekerja dengan baik,” tutup Didik. [***]

Advertisements

Editor: Agus Manggona/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News