Terseret Arus Saat Pasang Pukat, Dua Warga Tolitoli Ditemukan Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal dunia stetelah terseret arus saat memasang pukat di Perairan Tanjung, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Senin (8/6/2020) pagi. [Humas Basarnas Palu]
Bagikan Artikel Ini
  • 90
    Shares

 

Tolitoli, JurnalNews.id – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua warga yang hilang terseret arus laut saat memasang pukat di perairan Tanjung, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Senin (8/6/2020) pagi.

Baca Juga

Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan upaya pencarian selama dua hari.

Kepala Basarnas Palu Basrano mengatakan, korban pertama ditemukan bernama Rahman (36) pada Pukul 06.25 Wita. Korban ditemukan pada posisi sekira 52 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia dan dievakuasi ke rumah duka.

Kemudian Tim SAR melanjutkan pencarian di pesisir Pantai Tanjung Kabupaten Tolitoli dengan menggunakan perahu karet.

“Hasilnya pada pukul 08.43 wita tim SAR gabungan berhasil menemukan korban ke dua yang bernama Kahar (32). Posisi penemuan tidak jauh dari penemuan korban pertama dalam keadaan meninggal dunia,” kata Basrano dalam keterangannya, Senin (8/6/2020).

Advertisements

Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit Mokopido Tolitoli untuk keperluan otopsi atas permintaan keluarga.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR yang melibatkan tim rescue unit Siaga SAR Toli-Toli, TNI AL, Lazis Wahda dan masyarakat setempat ditutup,” kata Basrano.

Sebelumnya dilaporkan, Kepada Desa Pangi bersama empat warganya mencari ikan dengan menggunakan pukat di Tanjung Tolitoli.

Namun nahas Kades Pangi itu dan salah satu warganya terseret gelombang dan dinyatakan hilang sejak Sabtu (6/6/2020) sekira Pukul 21.00 Wita. [***]

Editor: Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News