Tertekan, Kurs Rupiah Ditutup Dekati Level Rp14.200 per Dolar AS

  • Whatsapp
Kurs rupiah melemah. [iNews]

Jakarta, JurnalNews.id – Nilai tukar rupiah di pasar spot pada akhir perdagangan, Senin (30/9/2019) bertahan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda terpantau mendekati level psikologis Rp14.200 per dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah terdepresiasi 22 poin atau 0,16 persen menjadi Rp14.195 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp14.162-14.195 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp14.162 per dolar AS.

Baca Juga

Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 30 poin atau 0,21 persen menjadi Rp14.190 per dolar AS dari posisi kemarin Rp14.160 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp14.190 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp14.150-14.193 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menguat 23 poin menjadi Rp14.174 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.197 per dolar AS.

Dilansir dari iNews.id, Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, kurs rupiah Senin sore melemah, seiring meningkatnya permintaan dolar dipicu ketidakpastian global. “Kekhawatiran bahwa negosiasi antara China dan Amerika Serikat (AS) tidak akan mengarah pada kesepakatan perdagangan dan memperdalam ketidakpastian politik di Amerika Serikat setelah dimulainya penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump, telah membuat para investor gelisah dan mendorong permintaan dolar,” kata dia.

Menurut Ibrahim, pasar mengabaikan berita bahwa Pemerintahan Trump mempertimbangkan untuk menghapus daftar perusahaan China dari pasar saham AS, tetapi sentimen investor tetap rapuh.

Negosiator perdagangan utama China Liu He akan menuju ke AS pada Oktober untuk putaran baru pembicaraan perdagangan. [***]

Pos terkait