Tidak Diusulkan Pemkot, DPRD Palu Berinisiatif Masukan Program Padat Karya Rp11,8 Miliar

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kota Palu, Mohamad Ikhsan Kalbi. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 416
    Dibagikan

Palu, JurnalNews.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Mohamad Ikhsan Kalbi mengatakan, Pemerintah Kota Palu tidak memasukan anggaran program pekerjaan padat karya untuk masyarakat Kota Palu Tahun Anggaran 2021 mendatang.

Hal itu kata dia, berdasarkan hasil rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palu. Di mana pembahasannya telah dilaksanakan selama tiga hari, Selasa, Rabu, dan Kamis pekan lalu.

Lihat Juga

“Dari dinas mana pun di Pemkot tidak memasukan anggaran program padat karya. Hal ini berdasarkan hasil rapat Banggar,” ungkap Ikhsan, Selasa (24/11/2020).

Ia menegaskan tidak adanya anggaran program Padat Karya dari Pemkot Palu pada tahun depan terungkap, saat pengesahan anggaran dalam Rapat Paripurna, Sabtu (21/11/2020) pekan lalu.

Oleh sebab itu, lanjut Ikhsan sejumlah anggota dewan berinisiatif menganggarkannya untuk kepentingan masyarakat Kota Palu.

“Inisiatif kami anggota dewan menganggarkan program Padat Karya. Kita ini sudah devisit kemarin. Akhirnya kita ambil sisa-sisa anggaran yang ada di beberapa OPD untuk padat karya,” katanya.

Ikhsan Kalbi menjelaskan sumber anggaran tersebut diambil dari sisa devisit anggaran tahun 2020. Di mana para anggota dewan mampu merasionalkan pihak TPAD untuk kemudian menganggarkan Program Padat Karya melalui sisa anggaran yang anggaran yang ada.

Ia berharap agar masyarakat Kota Palu khususnya yang bekerja di program Padat Karya supaya tidak risau, sebab DPRD Kota Palu telah berupaya agar anggaran program Padat Karya tetap berjalan dengan dana sebesar Rp11, 8 miliar lebih. [***]

Penulis: Bob Shinoda
Editor: Sutrisno

Berita Terkait

Google News