Tim Kejati Sulteng Periksa Pengadaan Kapal Penangkap Ikan di Tolitoli

  • Whatsapp
Sejumlah kapal penangkap ikan yang diadakan DKP Kabupaten Tolitoli di Dusun Lutungan, Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli. | Foto: Istimewa
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng belum lama ini memeriksa 8 unit kapal penangkap ikan yang disimpan di Dusun Lutungan, Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tim Kejati sebanyak tiga orang saat melakukan pemeriksaan kapal. Turur hadir saat pemeriksaan diantaranya, Kepala Dinas (Kadis) DKP Tolitoli Ir. Gusman, PPK Sahlan Bantilan dan Direktur CV. Wultom selaku pelaksana pengadaan kapal tersebut.

Baca Juga

Sumber resmi di internal Kejari Tolitoli membenarkan kedatangan tim dari Kejati Sulteng, dalam rangka pemeriksaan kapal penangkap ikan yang diadakan tahun anggaran 2020 dengan nilai kontrak sebesar Rp903 juta.

“Iya, ada tiga orang tim dari Kejati termasuk koordinator pemeriksa, datang di pulau Lutungan memeriksa kapal penangkap ikan yang di adakan tahun 2020,” kata sumber resmi yang enggan disebutkan namanya di Kejari Tolitoli, Rabu 3 Februari 2021.

Kedatangan tim Kejati Sulteng kata sumber tersebut, terkait ada dugaan pelanggaran pengadaan kapal tersebut masalah proses pencairannya, pasalnya kapalnya belum ada, namun anggaran senilai Rp903 juta telah dicairkan 100 persen.

“Ada dugaan pelanggaran soal pencairannya, sehingga tim dari Kejati turun langsung memeriksa kapal tersebut,” bebernya.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli telah melakukan penyelidikan pengadaan kapal penangkap ikan, terbukti sejumlah saksi terkait telah dimintai keterangan.

Terperiksa mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sahlan Bantilan dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Nurnengsi.

“Kejari juga lagi tangani, dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang disebutkan di atas,” kata sumber di internal Kejari Tolitoli. ***

Berita Terkait

Google News